Rumahku Surgaku

Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rohmah

Assalamualaikum, Bujang.

Posted by Farid Ma'ruf pada Februari 7, 2015

bujangSaya menerima permintaan ceramah di sebuah acara akad nikah. Undangan yang mendadak. Pernikahan yang mendadak. Kedua mempelai memang mendadak menikah, lebih tepatnya terpaksa dinikahkan, setelah si wanita yang masih SMA itu (maaf) HAMIL DULUAN. Astaghfirullah…

Tak seperti khutbah nikah biasanya yang penuh keharuan dan membuat saya ikut menitikkan air mata bahagia, malam itu suasananya serasa hambar. Bahkan, sejak berangkat dari rumah menuju lokasi acara di Sidoarjo, saya banyak merenung, apa yang nanti mesti disampaikan? Pastinya saya ingin menumpahkan kemarahan. Marah pada dua anak muda itu, mengapa bisa bablas kayak gitu. Marah kepada para orang tua mempelai, kok bisa-bisanya mereka kecolongan, membiarkan anak-anaknya larut dalam pergaulan bebas. Baca entri selengkapnya »

Posted in Pra Nikah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Jika Jodoh tak Kunjung Datang (Rekaman Audio)

Posted by Farid Ma'ruf pada November 23, 2014

jodoh-indahMenjalani kehidupan sebagai seorang muslimah terkadang tak selalu mudah, apalagi….bila masih sendiri.
Lalu bagaimana solusinya dalam Islam?

Simak pengajian bertema : Jika Jodoh tak Kunjung Datang
bersama Ustadzah Mei Allif, S.T, M.Eng.
Insya Allah pada :
Ahad, 23 Nov 2014
Pk.16.00 – 17.00
di Radio Q 88,3FM (Rubrik Cermin Wanita Sholihah)
Ditunggu partisipasinya di 0274884214 (on air) & 08157900883 (sms).
Baca entri selengkapnya »

Posted in Pra Nikah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Menemani Permata Hati Melewati Masa Pubertas

Posted by Farid Ma'ruf pada November 1, 2014

Dedeh-WahidahMasa pubertas biasanya dianggap sebagai masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Pada masa ini anak sudah mulai meninggalkan karakter anak-anak dan sedang berproses menuju gerbang kedewasaan. Pubertas permulaan dari masa kedewasaan. Pada masa ini proses pertumbuhan dan kematangan berlangsung lebih intensif. Selain terjadi kematangan seksual dan pertumbuhan fisik, dalam masa ini juga terjadi perkembangan sosial, emosional, kognitif dan kepribadian yg berlangsung terus-sampai sempurna masuk ke jenjang dewasa.

Dalam terminologi fikih Islam, masa pubertas dikenal dengan fase balig. Istilah balig sering digandengkan dengan kata akil, sehingga dikenal akil balig. Seseorang dikatakan sudah akil balig saat akalnya sudah berfungsi dengan sempurna untuk membedakan dan memilih mana yang baik/benar dan mana yang buruk/salah. Balig adalah salah satu syarat seseorang dibebani taklif/beban hukum. Sabda Rasulullah Saw: “Pena-pencatat amal-itu diangkat dari tiga; dari anak kecil sehingga ia dewasa (ihtilam); dari orang gila sampai sadar; dan dari orang yang tidur sampai bangun.” (HR Sunan al-Baihaqi, VI/57 dan dan Nayl al-Awthar, I/349). Baca entri selengkapnya »

Posted in Dunia Jundiku | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Kerja Cerdas Para Istri

Posted by Farid Ma'ruf pada Oktober 16, 2014

kerja-ceras-para-istriDi zaman yang sudah dicerahkan oleh Rasulullah saw. ini masih saja ada lelaki yang suka merendahkan istrinya.

Memandang istri hanya pelengkap bahkan sekedar kacung. Ada juga suami yang memandang istri sekedar kawan untuk ‘bercinta’.

Para suami yang masih berpikir seperti itu cobalah bertukar posisi. Satu bulan saja Anda menjalankan tugas istri dalam rumah tangga.

Saya jamin tak banyak — malah mungkin tak ada — yang bisa menjalankan tugas sebagai pengatur rumah tangga yang sesempurna istri-istri Anda.

Baca entri selengkapnya »

Posted in Keluarga Samara | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

“Kutukan” Ayah

Posted by Farid Ma'ruf pada Oktober 4, 2014

kasetAdalah seorang keluarga yg mempunyai banyak anak perempuan. Sang Ayah sangat gemar mendengarkan alunan musik dan lalu jawa. Nembang jowo, Gending jawa, bahkan Uyon-uyon (pada ngerti kagak). Sedang anak2 perempuannya sama sekali.tidak suka. Anak jaman sekarang..
Setiap sang ayah membeli kaset baru, dia putar2 terus seharian, bahkan berhari2. Nah, anak2 perempuannya sangat tidak suka. Akhirnya mereka sembunyikan. awal disembunyikan deket tape. Nanti sehari dua hari gak terdengar kaset itu diputar. setelah ketemu, diputar2 lagi sama Sang Ayah. Lalu disembunyikan lagi lebih “mendalam”. Ketemu lagi. Umpetin lagi, sampe persembunyian yg paling dalam adalah di bawah tempat tidur sangAyah sendiri. ini persembunyian paling aman. sesuai teori: Tempat teraman untuk sembunyi adalah tempat yg paling tidak aman. Baca entri selengkapnya »

Posted in Humor | Dengan kaitkata: | 2 Comments »

Tangis Pramugari yang Ingin Berhijab

Posted by Farid Ma'ruf pada September 17, 2014

hijabBulir-bulir airmata pramugari itu mengalir seiring kata-katanya yang terpatah-patah, “aku ingin berhijab tadz”, begitu katanya. Hari itu, tanggal 28 februari aku ada di lambung burung besi. Melompat dari satu kota ke kota yang lain, sebagaimana biasanya. Entah mengapa aku tak pernah nyaman berada kecuali di kursi lorong, enggan aku menengok jendela apalagi terjepit di tengah.

Dari tempat dudukku, 33H, yang artinya tengah pesawat, aku bebas memandangi isinya namun lebih tertarik pada buku yang baru kubeli. Tak lebih dari 3 hari kubaca, aku sudah sampai halaman 75. Waktu terbaik membaca memang saat terbang pikirku.

Pramugari melayani penumpang seperti biasa, “nasi ayam atau ikan? mau minum apa?”, pertanyaan sama yang entah berapa kali kudengar. Aku tak bernafsu makan mengingat lingkar perut yang terus mengkhawatirkan, kuputusan memesan secangkir jus jambu merah kotakan saja. Baca entri selengkapnya »

Posted in Muslimah Terkini | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Managemen Keuangan Keluarga

Posted by Farid Ma'ruf pada Juli 27, 2014

uangKarena diskusi dengan beberapa ibu di sekitar terkait manajemen keuangan….berikut saya sampaikan tangkapan saya:
1. Besar pasak daripada tiang, melanda keluarga muda dan sering nombok melalui pinjaman di bank, kartu kredit, atau …sadly rentenir.
2. Orangtua berusia matang yang memaksakan diri mengikuti kehendak anak untuk barang bermerek. Katanya, anaknya akan malu jika tidak sama dengan anak seusianya.

Dari sejak awal menikah, prinsip saya dengan suami, hidup dalam budget…dalam rentang yang dimungkinkan penghasilan. Jika penghasilan tiga juta, maka kehidupan diupayakan di bawah jumlah itu. Pilihannya, jalan kaki, masak sendiri, ragam masakan yang disesuaikan anggaran harian (tahu, tempe dsb). Ayam sekali sepekan. Baca entri selengkapnya »

Posted in Kiat Praktis | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Komunikasi Efektif Suami-Istri

Posted by Farid Ma'ruf pada Juli 26, 2014

sms-istriRelasi suami-istri bukanlah relasi atasan-bawahan, juga bukan seperti hubungan pemerintah dengan rakyatnya. Kehidupan suami-istri mesti diliputi rasa cinta dan kasih-sayang. Pergaulan di antara keduanya adalah pergaulan persahabatan. Keduanya akan saling memberikan kedamaian dan ketenteraman. Allah SWT menjelaskan bahwa ketentuan dasar dalam sebuah perkawinan adalah kedamaian dan dasar dari kehidupan suami-istri adalah ketenteraman(QS ar-Rum [30]:21).

Supaya ketenteraman, kesakinahan dan kedamaian itu terwujud dalam kehidupan suami-istri, Allah SWT pun telah menetapkan aturan yang harus dipenuhi, yaitu berupa pemberian hak dan kewajiban yang harus dijalankan oleh masing-masing pasangan. Baca entri selengkapnya »

Posted in Keluarga Samara | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Mengusir Cinta Terlarang

Posted by Farid Ma'ruf pada Juli 13, 2014

Oleh : Ida Nur Laila

sms-cintaIni kasus yang unik. Tentang seseorang yang menyimpan cinta tersembunyi dalam hati. Bukan hanya seseorang, karena ada juga yang bersambut. Dua orang yang tidak selayaknya, menjalin cinta. Cinta haram yang tersembunyi dalam gadget.

Mungkin antar dua kekasih lama jaman SMA atau teman kuliah. Mungkin dua orang sekantor atau teman kerja satu atap. Mungkin sekedar kenalan di dumay.

“Mengapa kamu melakukan itu?”

“Dia yang selalu menyemangati saya….sedangkan suami saya sendiri tidak peduli…” kata seorang perempuan bersuami yang menjalin hubungan gelap dengan seorang lelaki beristri. Baca entri selengkapnya »

Posted in Keluarga Samara | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Suami-Istri Tidak Akur Saat Ramadhan, Ini Kerugiannya

Posted by Farid Ma'ruf pada Juli 1, 2014

sms-bangunkan-sahurSepasang suami istri sedang kurang akur. Sudah beberapa waktu mereka tak saling sapa. Kalau mau komunikasi, terpaksa lewat SMS atau menulis catatan di kertas.

Kalau suami mau pulang telat karena ada keperluan pekerjaan di kantornya, dia mengabarkannya lewat catatan di kertas yang ditempel di kamar. Begitu pula kalau istrinya mau ke luar rumah untuk suatu urusan, minta ijinnya lewat SMS saja. Tak ada saling sapa. Tidak ada pembicaraan. Mereka berdua serumah, tapi seperti dua manusia asing yang tak saling kenal.

Situasi seperti ini bisa terjadi di antara pasutri yang tengah berseteru. Semoga saja ini tidak terjadi di antara teman-teman saya di sini, karena insya Allah komunikasi antara suami dan istri semuanya lancar jaya   Baca entri selengkapnya »

Posted in Keluarga Samara | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

 
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 5.440 pengikut lainnya.