Rumahku Surgaku

Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rohmah

Archive for Februari, 2008

Ibu Teladan

Posted by Farid Ma'ruf pada Februari 29, 2008

Keluarga Samara. Sosok ibu dalam pandangan masyarakat sekarang benar-benar dilematis. Masyarakat cenderung memandang miring para ibu yang tinggal di dalam rumah dan mencukupkan diri sebagai pengatur rumah tangga. Namun ketika pelbagai permasalahan anak-anak dan problema rumah tangga mulai bermunculan, ibu berkarir sering dijadikan kambing hitam, pangkal dari segala persoalan. Baca entri selengkapnya »

Posted in Ibu | 1 Comment »

Keluarga Sakinah, Keluarga Dambaan

Posted by Farid Ma'ruf pada Februari 29, 2008

Semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah wa rahmah. Ungkapan ini sering terdengar seiring dengan musim orang menikah. Seakan sudah menjadi kalimat pakem yang harus diucapkan saat menghadiri kondangan dan menyalami sang mempelai. Lantas apa maksud dari ungkapan tersebut ?

Keluarga Samara. Sebagai sebuah ibadah, tentu saja pernikahan memiliki sejumlah tujuan yang mulia. Memahami tujuan itu akan menghindarkan pernikahan hanya sekedar ajang pelampiasan nafsu seksual belaka. Tujuan-tujuan itu adalah pertama mewujudkan mawaddah dan rahmat, yakni terjalinnya cinta kasih dan tergapainya ketentraman hati (ar-Rum : 21). Kedua, sebagai upaya mengikuti sunnah Rasulullah. Ketiga, melanjutkan keturunan dan menghindari dosa. Keempat, untuk mempererat tali silaturahim. Kelima, pernikahan sebagai sarana dakwah. Keenam, dalam rangka menggapai mardhatillah. Baca entri selengkapnya »

Posted in Keluarga Samara, Pendidikan | 11 Comments »

Mahar

Posted by Farid Ma'ruf pada Februari 29, 2008

Oleh : Helvy Tiana Rosa

tulisan-habib.jpgKeluarga Samara. “Apa yang kamu minta sebagai mahar pernikahan kita?” Itulah pertanyaan Mas Tomi 13 tahun lalu, saat kami tengah mempersiapkan pernikahan. “Apa ya?” Saya balas bertanya. Tapi hati dan pikiran saya seolah bersepakat, bahwa tak ada mahar yang lebih baik selain yang memudahkan sang pelamar.“Seperti kebanyakan orang saja, Mas. Seperangkat alat sholat dan cincin kawin.” “O ya? Itu sajakah?” tanyanya. Saya mengangguk. “Alhamdulillah semoga berkah selalu bagi saya dan kehidupan rumah tangga kita kelak. Amiiin,” kata saya dengan wajah cerah. Itulah mahar yang saya dapat dari pernikahan kami. Sebuah mahar yang bagi mas “melapangkan” dan bagi saya juga demikian. Baca entri selengkapnya »

Posted in Kisah Pilihan, Pra Nikah | 20 Comments »

Istana Kedua (Penerbit Gramedia, 2007)

Posted by Farid Ma'ruf pada Februari 29, 2008

Oleh : Helvy Tiana Rosa

Keluarga Samara. Menurut saya, Istana Kedua adalah novel terbaik Asma Nadia hingga saat ini. Awalnya novel ini merupakan tulisan bersambung di Majalah Ummi, namun ketika diterbitkan dalam bentuk buku, pengarangnya melakukan banyak revisi hingga novel ini terasa berisi dan kian menggigit. Saya berikan lima bintang untuk Istana Kedua. Mengapa? Baca entri selengkapnya »

Posted in Resensi | Leave a Comment »

MENEPIS KONTROVERSI EKSISTENSI LESBI

Posted by Farid Ma'ruf pada Februari 29, 2008

Oleh : Mia Endriza Yunita, S.P.

 

Keluarga Samara. Menguak akan eksistensi lesbi bukan lagi menjadi sebuah wacana. Lesbi telah menjadi fenomena aktual yang seharusnya tidak lagi dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Sinisme selalu mengiringi pembicaraan mengenai lesbi dan semoga anda tidak memandang sebelah mata akan tulisan saya ini. Baca entri selengkapnya »

Posted in Muslimah Terkini | 2 Comments »

Jantung Balita Bocor karena Bapak Merokok

Posted by Farid Ma'ruf pada Februari 29, 2008

Oleh : M Ihsan Abdul Jalil

Keluarga Samara. Dua hari lalu saya ke kantor klien, kami ada janji ketemu. Tak lama kemudian datang tamu lain, kami sama-sama menunggu di ruang tamu. Kenalan singkat terjadi. “Bapak punya korek”, tanyany. Saya jawab, “Maaf, saya tidak merokok”. Sopan.
Dia mulai mengeluarkan rokok dari saku. Maaf pak, bisakah bapak tidak merokok di ruangan seperti ini?” Baca entri selengkapnya »

Posted in Kisah Pilihan | 2 Comments »

IRONI PENCARIAN JATI DIRI PEREMPUAN

Posted by Farid Ma'ruf pada Februari 22, 2008

Oleh: Trisno Kumari

Keluarga Samara. Unbreakable…demikanlah tema iklan salah satu produk shampoo terkenal di Indonesia saat ini. Semangat yang hendak ditorehkan bagi perempuan Indoneisia yang tidak mudah lemah, tidak mudah patah semangat, dan tidak mudah kalah dalam kehidupan. Sebuah pesan sederhana, menyentuh, yang dilukiskan oleh seorang penyanyi terkenal dan kebetulan memiliki citra dari produk yang diluncurkan sebagai strategi bisnisnya. Disisi lain, pesan yang disampaikan lewat iklan produk shampoo yang dicitrakan buat kaum hawa, dengan model perempuan cantik berambut lurus nan anggun ini mengajak audiencenya bersikap terhadap sebuah paradigma tentang perempuan itu sendiri. Sejauhmana paradigma tentang perempuan saat ini? Baca entri selengkapnya »

Posted in Muslimah Terkini | 2 Comments »

Salma Nur Azkiya An Nisa, Guru Besarku

Posted by Farid Ma'ruf pada Februari 22, 2008

Oleh  :  Desi Yunise*

Keluarga-Samara. Setiap orang belajar dari setiap episode kehidupan yang dilaluinya.  Itu benar.  Itulah yang saya alami.   Jika anda bertanya pada saya , “Siapa yang paling berpengaruh dalam hidup anda?”.   Saya akan menjawab tanpa ragu-ragu,  “Salma!”.  Dialah  yang  menjadi guru besar dalam sejarah hidup saya.  Selanjutnya anda mungkin  akan bertanya, “Siapa Salma? Sehebat apa dia? Apa gelar akademisnya?” Baca entri selengkapnya »

Posted in Kisah Pilihan | 2 Comments »

Kiat Mendidik Anak Agar Gemar Menabung

Posted by Farid Ma'ruf pada Februari 15, 2008

Keluarga Samara. Celengan yang Bagus

1.Sediakan tempat menyimpan uang atau celengan dengan bentuk dan warna yang bagus agar anak tertarik.

2.Biasakan anak memasukan uang sendiri ke dalam celengan seberapapun dia punya.

3.Tanamkan sifat rajin pangkal pandai dan hemat pangkal kaya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Kiat Praktis | 2 Comments »

Sayangilah Aku Hingga Ujung Waktu

Posted by Farid Ma'ruf pada Februari 15, 2008

Oleh : Abu Aufa

Keluarga Samara – Kalau kita berbicara tentang pernikahan, pasti semua mengharapkan yang enak-enak atau kondisi ideal. Normal aja dong, kalau mengharapkan kriteria ideal untuk calon pasangan hidupnya. Sang pemuda mengharapkan calon istri yang cantik jelita, keluarganya tajir, pinter, akhlak mulia, sholehah, dll. Begitu juga sang wanita ingin punya suami yang ganteng, kaya, sabar, pinter, bertanggung jawab, setia, akhlaknya memikat, dan sebagainya. Coba bayangin semua ini terjadi pada diri kita, wuah…surga dunia tuh! Siapa sih yang gak mau, iya gak? Baca entri selengkapnya »

Posted in Romantika Keluarga | 2 Comments »