Rumahku Surgaku

Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rohmah

Faedah Mendidik Anak Perempuan

Posted by Farid Ma'ruf pada Mei 7, 2013

Pada masyarakat jahiliyah Arab atau zaman penjajahan era Kartini, anak perempuan dianggap makhluk kelas dua. Mereka bukanlah prioritas. Hak-haknya kerap terabaikan. Jika bukan karena Islam, niscaya harkat dan derajat perempuan akan terpuruk selamanya.

Hatta di era kapitalis-sekuler saat ini, perempuan pun semakin dihinakan. Sosoknya kerap menjadi sumber fitnah karena begitu sulitnya kehidupan. Kemiskinan materi dan moral, mendorong penjualan aurat dan daya tarik seksual kaum perempuan dianggap legal.

Begitu beratnya tantangan mendidik anak perempuan zaman sekarang, tak sedikit masyarakat yang memilah-milah jenis kelamin ketika merencanakan kehamilan. Bahkan memakai metode-metode khusus agar hanya menghasilkan anak laki-laki.

Pembatasan kelahiran menambah parah. Karena tak mau banyak anak, jenis kelamin perempuan dikorbankan. Padahal, apapun jenis kelaminnya, anak adalah amanah yang wajib dijaga orangtuanya.

Lebih dari itu, ada nash dan hadis yang secara khusus menjelaskan tentang keutamaan anak perempuan dan ganjaran bagi orangtua yang memelihara dan mendidik mereka. Mengapa? Karena anak perempuan merupakan ujian bagi orang tua.

Fakta kebanyakan bicara, bila tidak benar dalam mendidik dan mengarahkannya menjadi pribadi shalihah, niscaya anak perempuan menjadi sumber fitnah orang tuanya. Imam An Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Anak perempuan disebut sebagai ibtilaa’ (ujian) karena umumnya manusia tidak menyukai mereka”.

Allah SWT pun berfirman: “Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu“ (An Nahl:58).

Sementara dalam hadits disebutkan, dari  ‘Aisyah ra, beliau berkata: “Ada seorang wanita yang datang menemuiku dengan membawa dua anak perempuannya. Dia meminta-minta kepadaku, namun aku tidak mempunyai apapun kecuali satu buah kurma. Lalu aku berikan sebuah kurma tersebut untuknya. Wanita itu menerima kurma tersebut dan membaginya menjadi dua untuk diberikan kepada kedua anaknya, sementara dia sendiri tidak ikut memakannya. Kemudian wanita itu bangkit dan keluar bersama anaknya. Setelah itu Nabi SAW datang dan aku ceritakan peristiwa tadi kepada beliau, maka Nabi SAW bersabda, “Barangsiapa yang diuji dengan anak-anak perempuan, kemudian dia berbuat baik kepada mereka, maka anak-anak perempuan tersebut akan menjadi penghalang dari siksa api neraka” (H.R Muslim 2629)

Diriwayatkan juga dari ‘Aisyah ra, beliau berkata: “Seorang wanita miskin datang kepadaku dengan membawa dua anak perempuannya, lalu aku memberinya tiga buah kurma. Kemudian dia memberi untuk anaknya masing-masing satu buah kurma, dan satu kurma hendak dia masukkan ke mulutnya untuk dimakan sendiri. Namun kedua anaknya meminta kurma tersebut. Maka si ibu pun membagi dua kurma yang semula hendak dia makan untuk diberikan kepada kedua anaknya. Peristiwa itu membuatku takjub sehingga aku ceritakan perbuatan wanita tadi kepada Rasulullah SAW. Maka Nabi SAW bersabda: Sesungguhnya Allah telah menetapkan baginya surga dan membebaskannya dari neraka” (H.R Muslim 2630)

Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik ra, dia berkata  bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang mengayomi dua anak perempuan hingga dewasa maka ia akan datang pada hari kiamat bersamaku” (Anas bin Malik berkata: Nabi menggabungkan jari-jari jemari beliau). (HR Muslim 2631)

Hadits-hadits di atas menunjukkan keutamaan berbuat baik kepada anak-anak perempuan, memberi nafkah kepada mereka, serta bersabar dalam mengurus seluruh urusan mereka. Orang tua wajib mengayomi anak perempuan dengan menunaikan hak-hak mereka seperti makan, pakaian, pendidikan, dan kebutuhan lainnya.

Terdapat ganjaran yang besar bagi orang tua yang mengayomi anak perempuan mereka, berupa nikmat surga, terhalangi dari siksa api neraka, dan kedekatan bersama Nabi SAW di akhirat.

Demikianlah Islam memuliakan anak perempuan dan memberi ganjaran khusus bagi orang tua yang mau mengayomi anak-anak perempuan mereka.(kholda)

Sumber : Tabloid MU edisi 103

2 Tanggapan to “Faedah Mendidik Anak Perempuan”

  1. tentunya selaku keluarga kita harus menerapkan Faedah Mendidik Anak Perempuan agar kelak menjadi penerus kita dalam anak-cucu kita.

    artikel yang berguna dan bermanfaat untuk orang lain .,

    kunjungan balik blog saya juga.,

  2. Kunjungan sore untuk anda😀
    Banyak sekali ilmu dan pengetahuan yang saya dapat dari artikel yang anda buat, semoga dapat diterapkan dalam keseharian dan prilaku orang-orang yang membaca artikel anda.
    Terimakasi untuk infonya semoga bermanfaat untuk orang banyak. Salam anomtunggal.
    Mampir juga ke blog saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: