Rumahku Surgaku

Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rohmah

HTI: Perempuan Miliki Peran Besar Mendidik Generasi

Posted by Farid Ma'ruf pada April 8, 2012

Massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan aksi simpatik tentang khilafah.REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Perempuan memiliki peranan besar dan strategis dalam mendidik generasi agar tidak terjebak dalam perilaku negatif yang berdampak merusak kehidupan mereka, kata aktivis Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia, Uta Ulin Nuha Zuhroh.

“Namun kenyataannya peran perempuan sebagai ibu yang menjadi sekolah pertama bagi anak-anaknya juga sedang dipertaruhkan menghadapi pengaruh lingkungan yang tidak selalu kondusif bagi pembangunan kepribadian dan mentalitas anak,” katanya di Yogyakarta, Ahad.

Menurut dia di sela-sela diskusi “Menyelamatkan Generasi, Peran Intelektual Muslimah dalam Membangun Peradaban”, perempuan saat ini dengan perannya sebagai ibu sering mengalami dilema dan kegalauan.

“Kiprah perempuan yang saat ini meluas ke ranah publik dalam aspek ekonomi, politik, sosial maupun pendidikan memiliki tuntutan tersendiri yang harus dipenuhi,” katanya.

Ia mengatakan, perempuan, dalam hal ini ibu, ternyata mengalami pergeseran dalam tugasnya. Saat ini perempuan harus bersusah payah ikut mencari uang sampai ke luar negeri bahkan dengan taruhan nyawa.

“Perempuan lebih berkiprah dalam kariernya daripada mendidik anak. Terpengaruh dengan sudut pandang Barat, perempuan itu wajib bekerja, karena wanita yang tidak bekerja dikatakan tidak produktif, apalagi kalau hanya sekadar ibu rumah tangga,” katanya.

Menurut dia, kondisi itu dapat berdampak pada pendampingan dan pendidikan generasi yang akan jauh dari optimal, karena merasa cukup dengan menyerahkan pendidikan kepada sekolah formal, yang penting bisa membayar meskipun semahal apa pun.

“Hal itu disebabkan sistem kapitalisme yang diadopsi oleh negeri ini telah memaksa para perempuan untuk bekerja. Hal itu bukan keinginan sejati para perempuan tetapi karena tuntutan kebutuhan dan kondisi,” katanya.

Ia mengatakan, secara individual, seorang perempuan harus kembali memahami Islam dalam mengatur segala aspek kehidupannya, termasuk mendidik generasi. “Secara kolektif, Allah SWT telah mewajibkan untuk menerapkan Islam secara menyeluruh. Itulah kunci peradaban yang akan kita bangun,” katanya.

Redaktur: Heri Ruslan
Sumber: antara
Minggu, 08 April 2012, 16:32 WIB

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: