Rumahku Surgaku

Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rohmah

“Will you marry me?” pintanya

Posted by Farid Ma'ruf pada April 5, 2009

Oleh : Ameeratuljannah

WARNING: kalau ingin baca kisahku ini please baca sampai selesai yah! jangan sampai anda ambil kesimpulan sebelum selesai membaca kata terakhir..

“bu dokter, maukah ibu menikah denganku?”

tiba tiba kenangan sekitar 6 tahun yang lalu muncul kembali di dalam benakku. Meski kali itu bukan pertama kalinya aku dilamar alias diajak nikah sama seorang laki laki tulen, tapi terus terang setiap ada pertanyaan semacam ini, aku selalu saja shock dan nervous. apalagi kali itu….mendadak banget gitu loh!

yah..masih ku ingat dengan jelas, hari itu kalau tidak salah hari senin, hari pertama aku dinas di RS lain (bukan RS utama dimana aku co-ass). hari pertama, yup! otomatis itu pertama kalinya aku bertemu dengan laki laki ini. pagi pagi sekitar jam 9 malam, selesai laporan pagi…aku berjalan menuju ruang rawat inap…ditengah perjalanan itulah ada seorang laki laki yang nampak memperhatikan gerak gerikku dari kejauhan…aku berjalan menuju ruang lain dan terpaksa aku harus melewatinya….saat lewat di hadapannya itulah dengan cekatan dia menghadangku sambil berusaha memegang tanganku…huwaa!! hampir aja aku menjerit! tapi sebagai seorang cadok (calon dokter) ciee..harus profesional lah….so aku berlagak cool…

akhirnya keluarlah lafad itu….bu dokter, maukah ibu menikah denganku? *sopan banget mau ngajak nikah euy*

grubyak!!! bukannya melayang di udara, berbunga bunga yang aku rasakan tapi rasa takut, ngeri dan pingin lari……dalam hati aku pikir…jangan2 sudah lama dia mengincarku…ciee PD amat lagee…atau jangan2 dia main main dan kemungkinan terburuk adalah jangan jangan dia sudah gila!! baru ketemu sekali langsung ngajak nikah….kenal aja belum….

akhirnya dengan tenang aku jawab: “maaf mas, tolong lihat ini” sambil aku tunjukkan cincin polos dijari manisku……

perlu diketahui saudara saudara: dari dulu aku suka cincin yang polos, dengan hiasan mata ditengahnya…..sejenak memang mirip cincin pertunangan atau malah cincin kawin but who cares, I like it! dan itu sampai sekarang…..makanya banyak temen2 yang mengira dan berkasak kusuk (terutama di kos-kosan) kalau aku sudah tunangan sejak aku co-ass karena emang aku pakai cincin bergaya spt itu sejak co-ass dan sejak masuk kuliah…

selanjutnya…..

sambil menunjukkan cincin di jari manisku (yang bisa bermakna ganda) aku sedikit berlari menuju ruang lain.

yah…itulah yg disebut Tawriyah: menyampaikan A tapi bermaksud B karena dalam satu lafad mengandung 2 atau lebih kemungkinan makna. dan itu Halal loh dalam Islam..

so pikirku, daripada menyakiti hatinya dengan menolak mentah mentah didepan orang banyak, atau mungkin hanya ketawa ketiwi tidak jelas lebih baik menjawab dengan tawriyah (meski gak boleh sering2)…

nampak sekali dia kecewa….dan sambil lalu aku masih bisa mendengar dia teriak teriak sambil berusaha berlari mengejarku tapi dicegah oleh pria lain: “tapi bu…bu dokter…jangan pergi dulu bu….bu….buuuuu”

phew!! bener bener hari pertama yang penuh kesan…..kesan NGERI…gimana nggak?? hari itu aku dinas di rumah sakit jiwa dan pasien yang melamarku adalah Pasien sakit jiwa… menyedihkan sekali yah nasibku….mau diajak nikah kok yah sama orang GILA! untung aja aku masih waras untuk bisa membedakan mana yang pasien dan mana keluarga pasien sekaligus cukup waras untuk menolak lamaran itu…what a tricky task! (www.baitijannati.wordpress.com)

Iklan

15 Tanggapan to ““Will you marry me?” pintanya”

  1. yulia said

    kenangan yang mestinya tak terlupakan oleh sang penulisnya yah..

  2. haadillah_Mksr said

    Untungnya masih mampu membedakan mana yang waras dan ngga waras, hehehehe….

  3. ariefdj™ said

    hmmm.. padahal, sapa tau jodoh..

  4. oasisnn said

    kaya nya saya juga melakukan yg sama kaya dia deh kalo liat bu dokternya 🙂

  5. ismail said

    alhamdulillah Allah Maha Penyayang

  6. Waras 100% said

    “Will you marry me?”

  7. hehe. ceritanya lucu….

    jadi kepingin punya istri dokter nih

  8. meimei said

    hahahahaha…
    lucu!mengesankan!tak boleh dilupakan!

  9. hasanah said

    wah….uji kesabaran dari Allah ky’nya!

  10. mas wiwid said

    pasti si laki2 itu sebenarnya waras. cuma pura2 gila aja biar ketemu sang dokter.
    kan cuma orang waras aja yang :
    1. ngajak nikah
    2. ngerti makna cincin di jari manis
    3. waktu ditolak ga agresif.

    he..he..he..

  11. ahmad basim said

    wah suer aku gk nyangka kalw ending nya bakalan se dramatis itu ,,,,kwkwkwkwkw,,,,,,gokil abis

  12. m_dyah said

    hahhahahahhahhah………..kesan yang parah

  13. zain said

    tulisannya bagus, berbobot, enak di baca dan bagus untuk penulisan cerpen berikutnya

  14. […] Gagal Terus 15. Seputar Khitbah Dalam Pandangan Islam 16. Mahar oleh Helvy Tiana Rosa 17. “Will you marry me?”pintanya 18. Walimatul ‘Ursy : Akad Nikah dan Walimatul ‘Ursy, Prosesi Pernikahan Yang Sederhana […]

  15. […] you marry me?” pintanya Posted: 10 July 2012 in Uncategorized 0 https://baitijannati.wordpress.com/2009/04/05/will-you-marry-me-pintanya/ Share this:Like this:LikeBe the first to like […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: