Rumahku Surgaku

Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rohmah

Haruskah Bergaji 2 Juta untuk Poligami?

Posted by Farid Ma'ruf pada Juli 1, 2008

M Ihsan

M Ihsan

Oleh : M Ihsan

Keluarga Samara. Kalimat di atas saya kutip persis dengan judul asli tulisan di Jawa Pos (11/12/2006). Jika Anda berada di Kabupaten Kediri, standar gaji di ataslah yang akan diajukan pihak Pengadilan Agama sebagai salah satu rekomendasi agar permohonan poligami Anda bisa disetujui.

”Hanya gaji Rp 2 juta??? Ahh.. kecciiilll…..??? Gammpaangggg…”.

Eit, tunggu dulu. Ternyata masih banyak syarat-syarat lain yang ditetapkan oleh Pengadilan Agama (PA) Kediri sebagai pra syarat pengajuan poligami, antara lain:

(1) Surat pernyataan siap dimadu dari istri pertama

(2) Surat pernyataan berlaku adil

(3) Surat keterangan penghasilan

(4) Daftar kekayaan

Dua syarat terakhir (3 dan 4) katanya menjadi pertimbangan untuk melihat keadilan dari sisi materi. Tentang penghasilan, katanya, minimal gaji harus Rp 2 juta, dan sanggup menyediakan rumah dan kendaraan.

Di samping 4 item syarat di atas, sebagai pertimbangan, PA juga akan melihat:

(5) istri minimal 10 tahun tidak memberikan anak

(6) istri tidak bersedia atau tidak mampu melayani suami

Jika semua syarat di atas dipenuhi, maka ijin poligami diperkirakan sudah turun dalam waktu sekitar 1 bulan.

Kadang saya berpikir, mau poligami aja kok dipersulit seh? Alloh dan Rasul-Nya tidak membuat aturan njlimet kayak gini, lha manusia kok berani-beraninya membuat hukum di muka bumi.

”Afahukmal jahiliyyati yabghuun…”. Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki? ”Wa man ahsanu minallohi hukman liqoumin yuqinun”. Dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Alloh bagi orang-orang yang yaqin .

Alloh dalam Alquran surat Al Maidah (5) ayat 50 di atas secara jelas menyebut hukum buatan manusia sebagai hukum jahiliyah, yang tentu saja tidak lebih baik dari hukum buatan Alloh SWT. Mengapa Pengadilan Agama justru mengedepankan aturan bikinan sendiri, yang sangat mempersulit pihak-pihak yang berniat melakukan poligami, sementara Alquran dan Hadits memberikan kemudahan regulasi? Memang sih PA tidak melarang poligami (Depag dan Presiden saya jamin tak akan berani melarang secara mutlak hukum kebolehan poligami yang sudah cukup jelas dalilnya), tapi dengan tingkat kesulitan syarat-syarat seperti di atas, maka itu tidak ubahnya (secara tidak langsung) sama dengan melarang praktek poligami itu sendiri.

Kalau sudah seperti ini, hukum siapakah yang kita jadikan pegangan? Apakah hukum jahiliyyah bikinan PA itu? Mengapa poligami yang mubah dan sesuai syariat Islam dipersulit, sementara prostitusi yang jelas-jelam haram malah difasilitasi dengan adanya lokalisasi dan proyek kondomisasi kepada para (maaf) pelacur? Teganya Pak SBY sampai berniat merevisi UU Perkawinan karena keprihatinan mendalam atas poligaminya AA Gym, sementara tehadap anggota DPR Yahya Zaini yang terbukti selingkuh tidak keluar sepatah katapun untuk mengutuknya?

Keberanian menentang hukum Alloh inilah yang saya kuatirkan memberikan andil cukup besar atas terjadinya musibah beruntun yang ditimpakan Alloh SWT kepada kita saat ini. Sayangnya pemerintah tak juga menyadari kekeliruannya, dan lalu mau kembali kepada syariat Islam yang sempurna. Apakah menunggu ”peringatan” lain dalam bentuk bencana yang lebih dahsyat? Naudzu billah min dzalik. (www.keluarga-samara.com)

Bumi Dharmawangsa, 6 Februari 2007

http://www.juarasatu.com/

17 Tanggapan to “Haruskah Bergaji 2 Juta untuk Poligami?”

  1. datyo said

    Berpikir positifnya : Pemerintah berusaha menjelaskan lebih jauh pemahaman poligami, karena pemahaman hukum poligami di Al Quran tidak semua orang “benar benar” mengerti. Dulu saya setengah mati benci hukum poligami ini tetapi setelah saya pelajari lebih jauh ternyata hukum ini luar biasa baik untuk melindungi para wanita.

  2. ameera said

    ini mau berdagang dan buka usaha atau mau menikah yah? kok syaratnya uang melulu??? toh menikah akan memabwa rezeqi….itu yang kayaknya kelupaan sama depag kediri

  3. gandhip said

    Inilah protret Indonesia, yang masih mengedepankan akal di bandingkan Iman, mudah2an kita termasuk orang yang senatiasa dibimbing oleh Allah…

  4. harun said

    di zaman Rasul ada seorang pemuda miskin mengadu kepada baginda. Baginda menasihatkan agar berkahwin lagi. Dengan perasaan keheranan pemuda berbicara kepada Rasul apakah sudah miskin masih disuruh kahwin lagi? Tetapi oleh kerana taat kepada Rasul pemuda tersebut berkahwin lagi satu..Selang lama perkahwinan mereka pemuda datang mengadu kepada rasul akan kemiskinan makin bertambah-tambah. Dinasihati lagi oleh Rasul agar berkahwin lagi satu..Oleh kerana besarnya perasaan ketaatan pemuda kpd Rasul dia pun berkahwinlah kali ke tiga. namun nasibnya tidak berubah dan sekali lagilah dia mengadu kepada rasul dan dengan nasihat yang sama disuruh berkahwin ke-4. Syukur…dipertemukann jodoh dengan gadis yang mempunyai kepandaian menjahit. Akhirnya kepandaian yang dimiliki oleh isteri ke-4 tadi membawa kepada pembetukan keluaga poligami yang berjaya sebagai tukang jahit besar..

    kesimpulannya miskin tidak menghalang untuk berpoligami. Tetapi apabila manusia bertuhankan material maka timbullah untuk berpoligami mestilah seorrang yang kaya raya. sedangkan keluarga yang kaya raya berapa banyak yang tidak aman bahagia??

  5. nani said

    nama saya nani.saya seorang ibu dari 1 orang anak. saya sangat benci dengan kata poligami. sebenarnya saya setuju bahwa poligami itu menyelamatkan wanita tetapi dengan berpoligami ada seseorang yang merasa disakiti padahal dalam keluarga sakinah tidak boleh ada yang tersakiti. dan sebenarnya banyak cara untuk bekerja bagi banyak wanita jika saja mereka tidak malu dan mau susah hanya saja banyak diantara mereka yang tidak mau susah jadi seperti inilah . mereka banyak menjadi wanita yang di lirik sebelah mata.

  6. Aby said

    pada dasarnya ALLAH menetapkan suatu hukum itu berdasarkan fitrah manusia itu sendiri.ALLAH MAHA TAHU apa yang ada di setiap hati hambanya.poligami itu di perbolehkan tp tentu saja dengan syarat yang justru tidak mencederai di perbolehkannya hukum polygami itu sendiri. ADIL ! kalimat pendek itu tp tidak sesederhana kalimatnya.kita hrs menempatkan sesuatu itu pd porsi yg sebenarnya.jangan cuma ambil enaknya,tp jg harus dipikirkan tanggung jwabnya.Kaidah fiqih menerangkan jika menemui suatu masalah hukum,dimana masalah itu jika kita tidak lakukan akan menimbulkan mudhorat yang lbh besar ,maka kita di perbolehkan mengambil resiko sekalipun berat tanggung jawabnya. secara makro kita mengetahui bahwa Islam sangat ditakuti perkembangannya oleh dunia barat.bahkan di seluruh Eropa jumlah ummat Islam sudah mencapai 60 juta.Ada dua hal yg sangat ditakuti oleh musuh2 islam,yakni Semangat Jihad dan polygami.Dengan Semangat Jihad kita sama2 tau ribuan pasukan Amerika telah meregang nyawa di irak maupun afghanistan.Yang kedua Polygami, dalam islam Polygami yang benar adalah hak istri2 tsb sama,jika yang satu mempunyai anak maka istri yang lain pun berhak mendapatkan anak yang sah .hal ini yg sangat ditakutkan oleh dunia barat.maka dibuatlah suatu opini bahwa polygami itu merendahkan derajat wanita.dan ini korbanya banyak dari ummat Islam itu sendiri yg menjadi apriori bahkan ada steorotif miring terhadap pelaku polygami.kita memang tdk bisa memungkiri krn polygami yg banyak terjadi di masyarakat saat ini bukan krn di dasari oleh hukum islam tp semata2 hanya krn birahi semata.banyak wanita yg di polygami tp tidak lebih hanya sebagai wanita simpanan atau Gundik.yang Motivasi wanita itu mau di polygami pun semata2 karena Uang,alhasil yg terjadi adalah seolah2 hanya penghalalan Zina ! tidak ada ruh atau semangat Islami di dalam nya.Kita hrs bisa melihat jauh kedepan,saat ini jumlah kaum hawa lbh bnyak dari kaum lelaki,Kl hukum polygami ini tdk kita terapkan dengan benar maka akan bnyak dari kaum perempuan tsb yang menjadi korban Budak nafsu birahi semata.Kalau jumlah penduduk negara Indonesia saat ini adalah 264 juta orang dg perbandingan 3: 1 untuk jumlah perempuannya. kita ambil yang usia produktif nya 100 juta orang saja. kalau ada 25 juta perempuan menikah dengan 25 juta laki2,maka akan ada 50 juta orang perempuan yg tdk mempunyai suami. mereka itu sangat rentan terlibat dalam perZinahan atau menjadi perawan Tua! atau wanita simpanan bahkan pelacur. hal ini yg harusnya menjadi pikiran kita bersama.akan dibawa ke mana nasib ummat islam atau bangsa ini .Kita liat saja hasil Survey suatu lembaga independen di jakarta dan bandung. di jakarta hasilnya sangat mengejutkan. 3 dari 4 suami di jakarta rata2 telah berselingkuh,dan krn selingkuhnya itu bukan dg cara yg telah halalkan(polygami),maka rata2 mereka telah berzinah! dan kita pun bisa melihat jumlah wanita yg menjadi PSK semakin meningkat setiap tahunnya di bandingkan yg ber tobat.

  7. fakhri said

    Pada dasarnya ALLAH menurunkan suatu hukum berdasarkan fitrah manusia itu sendiri. ALLAH MAHA TAHU apa yang ada di setiap hati hambanya.Dan memang ada kecenderungan di hati setiap laki2 untuk perpolygami,tidak di batasi apakah dia seorang yang awam agama,atau bahkan ustadz sekalipun.sebagaimana firman ALLAH ” Telah di hiasi pada diri manusia kecintaan syahwat terhadap wanita,anak2 dan kendaraan……”.Yang perlu di perhatikan dalam pelaksanaan konsep polygami adalah terlaksananya rasa keadilan terhadap semua pihak.Sebagaimana kita ketahui secara makro ada usaha2 dari dunia barat untuk mendeskreditkan dunia islam(baca Hukum islam). Mereka mengencarkan propaganda anti polygami dan mempromosikan perzinahan.Ada dua ketakutan besar dari dunia barat (baca Musuh2Islam )terhadap Islam. Yang pertama adalah semangat JIHAD.Sebagaimana kita ketahui dengan semangat jihad,tidak ada ketakutan terhadap apapun di dunia ini sekalipun maut yg di hadapi karena kita tahu balasan nya syahid adalah surga tanpa hisab.Yang kedua adalah polygami.Seperti kita ketahui bersama saat ini di seluruh eropa jumlah ummat islam sudah mencapai 60 juta jiwa.Kalau polygami ini diterapkan secara benar,ada ketakutan dari mereka bahwa Eropa akan di penuhi dengan ummat Islam,karena dalam polygami setiap istri mempunyai hak yang sama, baik dalam hal keturunan,martabat dan waris.Maka nya berbagai Strategi mereka lancarkan untuk mendeskreditkan hukum polygami ini,mereka buat orang Islam sendiri untuk Apriori bahkan benci terhadap hukum Agama nya.Padahal hukum ALLAH pasti lebih sempurna dari hukum buatan manusia.Memang kita tidak bisa menutup mata terhadap adanya praktek polygami di masyarakat yang justru menyudutkan hukum polygami tsb.Karena para pelakunya tsb adalah orang yang awam akan Islam,mereka melakukannya semata2 hanya karena nafsu birahi semata,dan perempuan yang bersedia di polygami itupun motivasinya hanya karena materi .Dan jangan lupa musuh2 Islam tidak akan senang dengan kemajuan umat Islam.Maka melalui propaganda media masa, baik cetak maupun elektronika yg 70% sudah mereka kuasai di buatlah skenario penjungkir balikan fakta.Contoh yg masih hangat dlm ingatan kita adalah pernikahan kedua Aa Gym,semua media masa menyoroti hal tsb,seolah Aa gym adalah penjahat kelamin yg mesti d adili,bahkan ibu2 jamaah pengajian nya pun meninggalkannya(sungguh hebat hasil propganda mereka ),padahal pada saat yg bersamaan terjadi perzinahan anggota DPR yahya zaini yg sangat menjijikkan .Tetapi media masa dan masyarakat lbh memilih mengadili Aa gym secara sepihak. Kita lihat Tuntunan yg di lakukan Aa gym telah menjadi tontonan, dan Tontonan seronok adegan zinah anggota DPR “YANG TERHOMAT” dg penyanyi dangdut tersebut justru menjadi tuntunan dan gaya hidup masyarakat awam kita,yg nota bene UMMAT ISLAM.Akan di bawa kemana arah bangsa Indonesia ini,khususnya ummat Islamnya.?!.Padahal kalau kita bicara secara statistik saja jumlah perempuan saat ini di Indonesia 3:1 lbh banyak dr jumlah kaum adam.Kalau saat ini jumlah penduduk di Indonesia ada 264 juta jiwa, dan dr jumlah tersebut kita misalkan jumlah usia produktif nya ada 100 juta jiwa. maka jika ada 25 juta perempuan menikah dg 25 juta laki2,maka akan ada 50 juta perempuan yang tidak menikah.Kalau kita tetap tdk memilih polygami ini sebagai salah satu jalan untuk mengangkat derajat kaum hawa.Maka jumlah yang sangat fantastis tersebut akan sangat rentan sekali menjadi wanita istri Simpanan,gundik atau maaf bahkan PELACUR!

  8. Andika said

    Saya yakin peraturan yang disyaratkan PA di atas semata-mata untuk meyakinkan bahwa si pelaku poligami nantinya dapat berlaku adil. Ingat, anda menikahi manusia yang punya hati dan perasaan dan bukan boneka yang dingin dan siap digunakan sewaktu-waktu.
    Andai saja anda bisa membayangkan jika keadaan itu dibalik, saya ingin tahu perasaan anda.
    Maha besar Allah dengan segala firman-NYA

  9. MASUM said

    Islam memang tidak mengharamkan Poligami, tapi mengaturnya. “nikahilah perempuan dua, atau tiga atau empat. tapi jika engkau tidak bisa berbuat adil, maka cukup 1 saja”.
    Artinya sudah jelas bahwa Islam tidak melarang atau menganjurkan poligami. justru yang dianjurkan adalah monogami, karena di jaman sekarang mencari orang yang benar-2 adil tidak mudah…iya nggak?

  10. Putri said

    Pada dasarnya ALLAH menurunkan suatu hukum berdasarkan fitrah manusia itu sendiri. ALLAH MAHA TAHU apa yang ada di setiap hati hambanya.Dan memang ada kecenderungan di hati setiap laki2 untuk perpolygami,tidak di batasi apakah dia seorang yang awam agama,atau bahkan ustadz sekalipun.sebagaimana firman ALLAH ” Telah di hiasi pada diri manusia kecintaan syahwat terhadap wanita,anak2 dan kendaraan……”.Yang perlu di perhatikan dalam pelaksanaan konsep polygami adalah terlaksananya rasa keadilan terhadap semua pihak.Sebagaimana kita ketahui secara makro ada usaha2 dari dunia barat untuk mendeskreditkan dunia islam(baca Hukum islam). Mereka mengencarkan propaganda anti polygami dan mempromosikan perzinahan.Ada dua ketakutan besar dari dunia barat (baca Musuh2Islam )terhadap Islam. Yang pertama adalah semangat JIHAD.Sebagaimana kita ketahui dengan semangat jihad,tidak ada ketakutan terhadap apapun di dunia ini sekalipun maut yg di hadapi karena kita tahu balasan nya syahid adalah surga tanpa hisab.Yang kedua adalah polygami.Seperti kita ketahui bersama saat ini di seluruh eropa jumlah ummat islam sudah mencapai 60 juta jiwa.Kalau polygami ini diterapkan secara benar,ada ketakutan dari mereka bahwa Eropa akan di penuhi dengan ummat Islam,karena dalam polygami setiap istri mempunyai hak yang sama, baik dalam hal keturunan,martabat dan waris.Maka nya berbagai Strategi mereka lancarkan untuk mendeskreditkan hukum polygami ini,mereka buat orang Islam sendiri untuk Apriori bahkan benci terhadap hukum Agama nya.Padahal hukum ALLAH pasti lebih sempurna dari hukum buatan manusia.Memang kita tidak bisa menutup mata terhadap adanya praktek polygami di masyarakat yang justru menyudutkan hukum polygami tsb.Karena para pelakunya tsb adalah orang yang awam akan Islam,mereka melakukannya semata2 hanya karena nafsu birahi semata,dan perempuan yang bersedia di polygami itupun motivasinya hanya karena materi .Dan jangan lupa musuh2 Islam tidak akan senang dengan kemajuan umat Islam.Maka melalui propaganda media masa, baik cetak maupun elektronika yg 70% sudah mereka kuasai di buatlah skenario penjungkir balikan fakta.Contoh yg masih hangat dlm ingatan kita adalah pernikahan kedua Aa Gym,semua media masa menyoroti hal tsb,seolah Aa gym adalah penjahat kelamin yg mesti d adili,bahkan ibu2 jamaah pengajian nya pun meninggalkannya(sungguh hebat hasil propganda mereka ),padahal pada saat yg bersamaan terjadi perzinahan anggota DPR yahya zaini yg sangat menjijikkan .Tetapi media masa dan masyarakat lbh memilih mengadili Aa gym secara sepihak. Kita lihat Tuntunan yg di lakukan Aa gym telah menjadi tontonan, dan Tontonan seronok adegan zinah anggota DPR “YANG TERHOMAT” dg penyanyi dangdut tersebut justru menjadi tuntunan dan gaya hidup masyarakat awam kita,yg nota bene UMMAT ISLAM.Akan di bawa kemana arah bangsa Indonesia ini,khususnya ummat Islamnya.?!.Padahal kalau kita bicara secara statistik saja jumlah perempuan saat ini di Indonesia 3:1 lbh banyak dr jumlah kaum adam.Kalau saat ini jumlah penduduk di Indonesia ada 264 juta jiwa, dan dr jumlah tersebut kita misalkan jumlah usia produktif nya ada 100 juta jiwa. maka jika ada 25 juta perempuan menikah dg 25 juta laki2,maka akan ada 50 juta perempuan yang tidak menikah.Kalau kita tetap tdk memilih polygami ini sebagai salah satu jalan untuk mengangkat derajat kaum hawa.Maka jumlah yang sangat fantastis tersebut akan sangat rentan sekali menjadi wanita istri Simpanan,gundik atau maaf bahkan PELACUR!

  11. iskandar said

    Pada dasarnya ALLAH menurunkan suatu hukum berdasarkan fitrah manusia itu sendiri. ALLAH MAHA TAHU apa yang ada di setiap hati hambanya.Dan memang ada kecenderungan di hati setiap laki2 untuk perpolygami,tidak di batasi apakah dia seorang yang awam agama,atau bahkan ustadz sekalipun.sebagaimana firman ALLAH ” Telah di hiasi pada diri manusia kecintaan syahwat terhadap wanita,anak2 dan kendaraan……”.Yang perlu di perhatikan dalam pelaksanaan konsep polygami adalah terlaksananya rasa keadilan terhadap semua pihak.Sebagaimana kita ketahui secara makro ada usaha2 dari dunia barat untuk mendeskreditkan dunia islam(baca Hukum islam). Mereka mengencarkan propaganda anti polygami dan mempromosikan perzinahan.Ada dua ketakutan besar dari dunia barat (baca Musuh2Islam )terhadap Islam. Yang pertama adalah semangat JIHAD.Sebagaimana kita ketahui dengan semangat jihad,tidak ada ketakutan terhadap apapun di dunia ini sekalipun maut yg di hadapi karena kita tahu balasan nya syahid adalah surga tanpa hisab.Yang kedua adalah polygami.Seperti kita ketahui bersama saat ini di seluruh eropa jumlah ummat islam sudah mencapai 60 juta jiwa.Kalau polygami ini diterapkan secara benar,ada ketakutan dari mereka bahwa Eropa akan di penuhi dengan ummat Islam,karena dalam polygami setiap istri mempunyai hak yang sama, baik dalam hal keturunan,martabat dan waris.Maka nya berbagai Strategi mereka lancarkan untuk mendeskreditkan hukum polygami ini,mereka buat orang Islam sendiri untuk Apriori bahkan benci terhadap hukum Agama nya.Padahal hukum ALLAH pasti lebih sempurna dari hukum buatan manusia.Memang kita tidak bisa menutup mata terhadap adanya praktek polygami di masyarakat yang justru menyudutkan hukum polygami tsb.Karena para pelakunya tsb adalah orang yang awam akan Islam,mereka melakukannya semata2 hanya karena nafsu birahi semata,dan perempuan yang bersedia di polygami itupun motivasinya hanya karena materi .Dan jangan lupa musuh2 Islam tidak akan senang dengan kemajuan umat Islam.Maka melalui propaganda media masa, baik cetak maupun elektronika yg 70% sudah mereka kuasai di buatlah skenario penjungkir balikan fakta.Contoh yg masih hangat dlm ingatan kita adalah pernikahan kedua Aa Gym,semua media masa menyoroti hal tsb,seolah Aa gym adalah penjahat kelamin yg mesti d adili,bahkan ibu2 jamaah pengajian nya pun meninggalkannya(sungguh hebat hasil propganda mereka ),padahal pada saat yg bersamaan terjadi perzinahan anggota DPR yahya zaini yg sangat menjijikkan .Tetapi media masa dan masyarakat lbh memilih mengadili Aa gym secara sepihak. Kita lihat Tuntunan yg di lakukan Aa gym telah menjadi tontonan, dan Tontonan seronok adegan zinah anggota DPR “YANG TERHOMAT” dg penyanyi dangdut tersebut justru menjadi tuntunan dan gaya hidup masyarakat awam kita,yg nota bene UMMAT ISLAM.Akan di bawa kemana arah bangsa Indonesia ini,khususnya ummat Islamnya.?!.Padahal kalau kita bicara secara statistik saja jumlah perempuan saat ini di Indonesia 3:1 lbh banyak dr jumlah kaum adam.Kalau saat ini jumlah penduduk di Indonesia ada 264 juta jiwa, dan dr jumlah tersebut kita misalkan jumlah usia produktif nya ada 100 juta jiwa. maka jika ada 25 juta perempuan menikah dg 25 juta laki2,maka akan ada 50 juta perempuan yang tidak menikah.Kalau kita tetap tdk memilih polygami ini sebagai salah satu jalan untuk mengangkat derajat kaum hawa.Maka jumlah yang sangat fantastis tersebut akan sangat rentan sekali menjadi wanita istri Simpanan,gundik atau maaf bahkan PELACUR!

  12. me said

    Pada dasarnya ALLAH menurunkan suatu hukum berdasarkan fitrah manusia itu sendiri. ALLAH MAHA TAHU apa yang ada di setiap hati hambanya.Dan memang ada kecenderungan di hati setiap laki2 untuk perpolygami,tidak di batasi apakah dia seorang yang awam agama,atau bahkan ustadz sekalipun.sebagaimana firman ALLAH ” Telah di hiasi pada diri manusia kecintaan syahwat terhadap wanita,anak2 dan kendaraan……”.Yang perlu di perhatikan dalam pelaksanaan konsep polygami adalah terlaksananya rasa keadilan terhadap semua pihak.Sebagaimana kita ketahui secara makro ada usaha2 dari dunia barat untuk mendeskreditkan dunia islam(baca Hukum islam). Mereka mengencarkan propaganda anti polygami dan mempromosikan perzinahan.Ada dua ketakutan besar dari dunia barat (baca Musuh2Islam )terhadap Islam. Yang pertama adalah semangat JIHAD.Sebagaimana kita ketahui dengan semangat jihad,tidak ada ketakutan terhadap apapun di dunia ini sekalipun maut yg di hadapi karena kita tahu balasan nya syahid adalah surga tanpa hisab.Yang kedua adalah polygami.Seperti kita ketahui bersama saat ini di seluruh eropa jumlah ummat islam sudah mencapai 60 juta jiwa.Kalau polygami ini diterapkan secara benar,ada ketakutan dari mereka bahwa Eropa akan di penuhi dengan ummat Islam,karena dalam polygami setiap istri mempunyai hak yang sama, baik dalam hal keturunan,martabat dan waris.Maka nya berbagai Strategi mereka lancarkan untuk mendeskreditkan hukum polygami ini,mereka buat orang Islam sendiri untuk Apriori bahkan benci terhadap hukum Agama nya.Padahal hukum ALLAH pasti lebih sempurna dari hukum buatan manusia.Memang kita tidak bisa menutup mata terhadap adanya praktek polygami di masyarakat yang justru menyudutkan hukum polygami tsb.Karena para pelakunya tsb adalah orang yang awam akan Islam,mereka melakukannya semata2 hanya karena nafsu birahi semata,dan perempuan yang bersedia di polygami itupun motivasinya hanya karena materi .Dan jangan lupa musuh2 Islam tidak akan senang dengan kemajuan umat Islam.Maka melalui propaganda media masa, baik cetak maupun elektronika yg 70% sudah mereka kuasai di buatlah skenario penjungkir balikan fakta.Contoh yg masih hangat dlm ingatan kita adalah pernikahan kedua Aa Gym,semua media masa menyoroti hal tsb,seolah Aa gym adalah penjahat kelamin yg mesti d adili,bahkan ibu2 jamaah pengajian nya pun meninggalkannya(sungguh hebat hasil propganda mereka ),padahal pada saat yg bersamaan terjadi perzinahan anggota DPR yahya zaini yg sangat menjijikkan .Tetapi media masa dan masyarakat lbh memilih mengadili Aa gym secara sepihak. Kita lihat Tuntunan yg di lakukan Aa gym telah menjadi tontonan, dan Tontonan seronok adegan zinah anggota DPR “YANG TERHOMAT” dg penyanyi dangdut tersebut justru menjadi tuntunan dan gaya hidup masyarakat awam kita,yg nota bene UMMAT ISLAM.Akan di bawa kemana arah bangsa Indonesia ini,khususnya ummat Islamnya.?!.Padahal kalau kita bicara secara statistik saja jumlah perempuan saat ini di Indonesia 3:1 lbh banyak dr jumlah kaum adam.Kalau saat ini jumlah penduduk di Indonesia ada 264 juta jiwa, dan dr jumlah tersebut kita misalkan jumlah usia produktif nya ada 100 juta jiwa. maka jika ada 25 juta perempuan menikah dg 25 juta laki2,maka akan ada 50 juta perempuan yang tidak menikah.Kalau kita tetap tdk memilih polygami ini sebagai salah satu jalan untuk mengangkat derajat kaum hawa.Maka jumlah yang sangat fantastis tersebut akan sangat rentan sekali menjadi wanita istri Simpanan,gundik atau maaf bahkan PELACUR!

  13. muh iqbal said

    setuju poligami bagi yang mampu dengan syarat-syarat yang ada seperti: janda dan anak yatim bukan sekedar nafsu semata, mohon dikoreksi!
    manipi.wordpress.com

  14. […] setuju poligami bagi yang mampu dengan syarat-syarat yang ada seperti: janda dan anak yatim bukan sekedar nafsu semata, mohon dikoreksi! manipi.wordpress.com Nomor Telepon Sekolah Kesetaraan di Jakarta 93088375 – 08161404440 dengan penyelenggara langsung MBA… […]

  15. Poligami adalah sunnah Rosulullah saw. Fitrah bagi umat manusia yang sungguh-sungguh beriman kepada Allah swt. Materi bukanlah satu syarat mutlak seseorang melakukan poligami. Keadilan dan ikhsan yang perlu dikedepankan untuk melakukan poligami. Poligami akan menjadi barokah jika pelakunya beritikad baik dan akan menjadi bencana jika hanya memenuhi keinginan nafsu.
    Poligami adalah jalan keluar terbaik bagi laki-laki yang “diwenangkan.” bukan perselingkuhan atau prostitusi yang nampak begitu membudaya. Hingga (Na’uzubillah) seorang wakil rakyat, sebagai pengemban amanah rakyat, “KETAHUAN” berani menghianati amanah rakyat dengan melakukan “SEX BEBAS” yang dananya entah dari mana, yang pasti RAKYAT TIDAK MENGAKOMODASIKAN DANA UNTUK ITU. Mungkin BANYAK yang melakukan tetapi tidak ketahuan rakyat. Namun ALLAH MAHA MELIHAT.
    Wahai para istri…
    Daripada suami-suami mencari daging-daging busuk di jalan atau daging tidak halal di kantor mereka, yang kemudian membawa virus AIDS dan menularkannya ke dalam tubuhmu….
    Lebih baik carikan wanita sholeha, yang beriman, bertaqwa, dan bisa membantumu “melayani” suamimu…
    Niscaya Allah akan membangun Istana di Syurga untukmu kelak.

  16. asri said

    allah maha pengasih lagi maha penyayang,masalah poligami aku sangat sepakat sepanjang memenuhi aturan menurut agama,contoh ajakan dan larangan dalam alqur,an:1. JANGANLAH KAMU MENDEKATI ZINA. 2. KAWINLAH KAMU DENGAN 4 3 ATAU 2 WANITA DAN JIKA KAMU TIDAK BISA BERLAKU ADIL MAKA KAWINLAH DENGAN 1 WANITA SAJA

  17. fadli said

    Saya sangat setuju ungkapan dr ABU ALGHIFARI diatas…

    Seluruh masalah saling berkaitan tidak bisa hanya dilihat satu sisi saja, coba kalau sekarang masyaraktnya seperti jaman rosulullah(seluruh aturan Islam ditegakkan), berpoligami benar2 menjalankan syariat agama tp yg banyak terjadi sekarang ini di masyarakat, tidak seperti itu. Yang merusak itu oknum orang Islam itu sendiri. Mereka menikah&berpoligami menggunakan dasar hukum Islam, tapi disaat menjalankan bantera rumah tangganya tidak sesuai dengan kaidah2 islam (Subhanallah saya sempat diperlihatkan secara nyata kondisi seperti ini). Sehingga yang muncul dipermukaan poligami hanya semata2 untuk memenuhi keinginan laki2 saja, bukan seperti yang ditunjukkan Rasulullah. Itu dia yang digunakan musuh2 Islam untuk memperlemah kondisi umat Islam. Dan wanita2 muslim terbawa2 dengan ini semua…
    Dalam opini saya pribadi aturan2 yg dikeluarkan diatas itu untuk memastikan kesiapan laki2 dan melindungi wanita dalam berpoligami karena kondisi masyarakat begini carut marutnya bukan dikarenakan menentang Hukum Islam.
    Dalam pandangan saya, dalam hal ini pemerintah berusaha membuat peraturan yg bisa merujuk ke aturan Islam. Sekarang kita lihat kondisi nyata, siapa yang menghukum oknum orang Islam yg melanggar aturan Islam (dalam hal ini aturan tsb tidak melanggar aturan negara)???gk ada kan???karena kita hidup di negara demokrasi bukan negara Islam. Menurut saya, pemerintah lagi berusaha memperbaiki aturan2 negara. Hanya saja sayang, (dalam bahasan ini) pemerintah kurang konsentrasi di pokok permasalahnnya yaitu perzinaan. Coba kalau pemerintah terlebih dahulu membuat aturan yang ketat dan tegas thd perzinaan mengikuti aturan Islam, bisa jadi moral kondisi masyarakat kita tdk seperti sekarang. Sehingga tidak muncul aturan Poligami, pernikahan tercatat(sirri), dan lain sebagainya.
    Masyarakat banyak terjebak dalam kebingunan aturan Islam dan aturan Negara, malah oknum tertentu mengambil keuntungan dr itu semua. Kita sehari diajarkan aturan Islam tp dlm kehidupan bermasyarakat dihadapkan hukum Negara. Dari sini muncul kebocoran, banyak oknum pada mempermainkan aturan2 tersebut. Mengkolabirasikan aturan agama dan aturan negara, untuk kepentingan diri mereka sendiri. Disaat harusnya terkena hukuman aturan agama, oknum tsb berdalih dengan tidak melanggar aturan negara, begitu pula sebaliknya. Inilah yang saat ini mungkin terjadi di masyarakat.
    Maaf apabila kurang berkenan, apabila ada salah saya mohon Maaf. Harapan saya pribadi,semoga Indonesia menjadi berdaulah Islam, yang benar2 menerapkan aturan&ajaran Islam secara menyeluruh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: