Rumahku Surgaku

Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rohmah

Pengajian Keluarga Sakinah HTI

Posted by Farid Ma'ruf pada Desember 7, 2007

baitijannati. “Sudah saatnya dilakukan rekonsiliasi antar warga Bantul” Demikian Bupati Bantul Idham Samawi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sunarto, Ka Kan Humas Kab. Bantul pada acara pengajian akbar Silaturahim Muslimah Bantul, Minggu (25/11) di Pendapa Parasamya Kab Bantul komplek Pemda Bantul Acara yang digelar oleh Pengajian Keluarga Sakinah HTI se-Kab Bantul bekerja sama dengan Hj. Ida Idham Samawi (istri bupati Bantul) sebagai tuan rumah ini mengambil tema “Bersama Rajut Ukhuwah Islamiyah Menuju Bantul Bersyariah.” Sesuai dengan temanya, acara ini bertujuan untuk mempererat tali ukhuwah islamiyah sekaligus sebagai satu langkah menuju rekonsiliasi warga Bantul.

Pengajian akbar ini menampilkan pembicara Ustadzah Aswandiyah (anggota DPRD II Bantul) dan Ustadzah Lies Arifah (HTI Kab Bantul). Hadir pula dalam kesempatan ini Ibu Hj. Sumarno (istri wakil bupati Bantul), ibu-ibu staf pegawai jajaran Sekretariat Daerah Kab Bantul dan dinas-dinas Pemkab Bantul, istri-istri camat di Bantul.

Pasca gempa tahun 2006, warga Bantul menerima berbagai macam bantuan dari berbagai pihak. Hanya sayangnya, banyak di antara warga yang tidak menyikapi bantuan tersebut dengan ungkapan syukur kepada Allah. Banyak timbul kecemburuan atas bantuan rekonstruksi yang diberikan yang mengakibatkan perpecahan di kalangan warga Bantul.

Karena itu, Bupati Bantul mengajak ibu-ibu jama’ah pengajian untuk memulihkan kondisi sosial yang memprihatinkan, akibat dipicu adanya kecemburuan bantuan rekonstruksi. Banyak anggota masyarakat yang sekarang tidak mau bertegur sapa dengan tetangganya, tidak mau gotong royong, saling benci dan dendam sehingga mengganggu keharmonisan antar warga. Karena itu Bupati Bantul mengajak ibu-ibu peserta pengajian dan keluarga besar HTI Kab Bantul untuk senantiasa menjaga ukhuwah Islamiyah walaupun terdapat perbedaan di tengah-tengah masyarakat.

Senada dengan Bupati Bantul, Ketua Pengajian Keluarga Sakinah HTI se-Kab Bantul Hesti Rahayu, S.Sn. mengatakan bahwa ukhuwah Islamiyah wajib untuk ditumbuhkan di kalangan ibu-ibu dan remaja putri. Pengajian Keluarga Sakinah mempunyai peran strategis sebagai khususnya dalam upaya membina secara informal kaum perempuan di Kab Bantul. “Pendekatan spiritual dengan pengajian akbar seperti ini merupakan sarana yang tepat dan menyentuh permasalahan hakiki untuk mewujudkan rekonsiliasi Bantul pasca gempa. Untuk itu diusulkan kepada Bupati Bantul agar paguyuban pengajian ini bisa menjadi salah satu kegiatan yang menjadi agenda dalam rangka rekonsiliasi warga Bantul.” ungkap Hesti Rahayu.

Sementara itu di hadapan 900-an peserta pengajian, Ustdh. Lies Arifah menegaskan bahwa umat Islam adalah saudara. “Aqidah Islamlah yang menyatukan mereka. Antara kelompok-kelompok Islam yang ada tidak boleh saling menjelek-jelekkan, bahkan sebaliknya harus saling tolong, dan saling mendukung. Inilah ukhuwah Islamiyah berdasarkan aqidah yang hakiki” ujarnya.

Hadir pula dalam acara ini Ibu Hj. Sumarno (istri wakil bupati Bantul), ibu-ibu jajaran Sekretariat Daerah Kab Bantul dan dinas-dinas Pemkab Bantul serta istri-istri camat di Bantul. Acara berlangsung dengan tertib dan lancar. (www.baitijannati.wordpress.com)

Denni Noviandari, SP
Sekretaris Pengajian Keluarga Sakinah HTI se-Kab Bantul

Sumber : http://www.hizbut-tahrir.or.id

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: