Rumahku Surgaku

Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rohmah

Menata Rasa Cemburu… (di balik layar buku: Karenamu Aku Cemburu)

Posted by Farid Ma'ruf pada November 12, 2007

 

Oleh : Asma Nadia

 

Cemburu?

Biar sedikit perasaan itu pasti terselip, terutama dalam diri makhluk bernama perempuan. Bukan berarti lelaki tidak pernah dilanda cemburu. Hanya saja watak laki-laki yang cenderung lebih mengandalkan logika ketimbang perempuan, membuat mereka lebih pandai dalam mengemas perasaan kala rasa cemburu melanda. Bahkan dalam tingkatan tertentu bisa jadi mereka mampu menetralisirnya.

Lalu bagaimana dengan perempuan? Apa yang bisa dilakukan ketika mereka cemburu? Haruskah serta merta mengusir jauh-jauh perasaan itu ketika hadir? Jika boleh ditunjukkan, sebatas apakah? Adakah cara jitu memenej perasaan cemburu?

 

Mari melihat figur teladan bagi muslimah.

Menghadirkan sosok Aisyah R.A yang sekalipun merupakan istri Rasulullah yang usianya termuda, tercantik, dan menonjol kecerdasannya, tetap saja tidak bisa menghindar dari rasa cemburu ketika suaminya bersama istri yang lain. Bagi saya hal ini menunjukkan betapa ‘manusiawi’nya perasaan cemburu.

Sebagai perempuan yang pernah dan masih sering dilanda ‘cemburu’, saya merasa perlu menghadirkan sebuah buku, yang melalui kisah-kisahnya, semoga bisa membantu sahabat-sahabat perempuan di mana pun untuk menganalisa perasaan cemburu hingga bisa memenejnya, minimal memahami perasaan ini dengan lebih baik.

Terima kasih kepada teman-teman yang telah menjadi kontributor di buku ini. Insya Allah berlimpah hikmah bisa kita petik dari kisah nyata para istri yang telah berkenan ‘membuka’ ruang hati mereka kepada pembaca.

Ambil yang baik, sisihkan yang tidak kita sepakati.

Belajar dari pengalaman orang lain, boleh jadi akan memberikan warna baru bagi cara pandang kita selama ini.

Menata cemburu agar islami?

Mudah-mudahan begitu.

ps: buku yang satu ini, tidak hanya mengalirkan air mata atau keharuan, tetapi semogajuga mengukir senyum di wajah perempuan kita, insya allah:)
Judul Buku: Karenamu Aku Cemburu Penulis: Asma Nadia, Novia Syahidah, Dyotami Febriani, Azimah Rahayu, Frangipani, Diana Retno Dumilah, Jazimah Al Muhyi, Syifa Aulia, Istanti Surviani, Utie Arin, Fita Chakra, Ifa Avianty, Niken, Nina Argentum Penerbit: Lingkar Pena Publishing House Harga: Rp. 32.000

6 Tanggapan to “Menata Rasa Cemburu… (di balik layar buku: Karenamu Aku Cemburu)”

  1. EEEEEEEEEE… aku termasuk salah seorang dari wanita itu he..he tapi ada satu lagi temenku rika ha..ha.. bukunya kereeeeen aku salah seorang yang selalu mantengin karyanya Mb Asma Nadya (cantik heeeeee… apalagi kalau lihat fotonya yang lagi di make over (lihat di multiply)) orangnya cantik karyanya juga. semoga selalu diberi kekuatan untuk selalu berdakwah di bidang yang dikuasai aamin..

  2. Tikno said

    mohon alamat pembelian buku tersebut,dimana saya bisa membeli bukunya,apa bisa transfer uang dan buku dikirim ke alamat kami?
    sekian terima kasih
    salam

  3. egie said

    dmn sya bisa membeli buku itu

  4. dewi said

    aku belum pernah membaca ataupun menyimak artikel tsb dimana sih aku dapat mendapatkan buku tsb ? sebab aku pengagum berat Asma Nadia.INSYA ALLAH aku harus mendapatkan buku tsb ,sebagai seorang wanita dan seorang isteri yang tercipta dari tulang rusuk pria tentunya aku rentan dengan segala kelemahan termasuk sikap cemburu yang selalu membakar hati dan jiwa ,maka emosi selalu membawa diri dalam kegundahan ,kekesalan dan kemarahan,padahal Naluriku berkata”itu adalah perusak Iman dan Takwa”tetapi dari sisi lain egoisku berkata “dia adalah pasanganku,milikku, suami yang Syah( dalam arti telah terikat oleh hukum pernikahan )” maka aku tak rela bila dia membagi hati untuk wanita lain,egoiskah aku? dalam hal ini aku harus egois….entahlah itulah pandanganku,sebab pada awalnya kami berkomitmen “aku adalah milikmu”

  5. SITI JUNAENI said

    Assalamualaikum,
    Sebelumnya, mungkin saya sedikit curhat tentang diri saya sendiri, temperamen yang rada sedikit high, mungkin orang lain beranggapan over protective, tetapi yang saya alami mungkin hampir sama dengan perempuan lain, apakah saya termasuk pencemburu ? sedangkan suami saya sangat terlalu cuek (tidak perhatian dengan saya), sampai 2, beliau kalau chat atau sms lebih senang dengan teman perempuannya, daripada istrinya sendiri, terkadang setiap teman wanitanya dipuji didepan mertua (ibu saya ) dan saya, saya mengetahui sifat beliau dari sebelum menikah, tetapi saya sholat dan meminta petunjukNya, saya diharuskan memperbaiki sifatnya yang sangat memuja perempuan, mungkin Allah menakdirkan demikian, saya terkadang lelah memperbaiki dan mengingatkannya kepada beliau, sampai terkadang saya putus asa, dan usia perkawinan kami yang meninjak 8 tahun, saya semakin menyadari, bahwa ini adalah cara Allah menguji Keimanan saya.

    • dewi tanwar said

      Assalamualaikum, mba siti yang dimulyakan ALLAH,memang benar dan kita harus yakin bahwa ALLAH SWT selalu menguji setiap hamba – hambanya,kalau kita percaya pada kitab (alqur’an ) dan hadis ,mudah – mudahan itu bentuk kasih sayangNYA untuk menghapus sebagian dosa dosa dan juga mengangkat satu derajat lebih tinggi untuk kita para hambanya yang teraniaya, bersabarlah sodariku…karena dengan kesabaran segala kemungkaran akan teratasi .Terus terang sayapun mengalami kasus yang sama seperti mba…. bahkan mungkin lebih parah lagi… saya sudah hampir 24 thn membina mahligai rumah tangga dan telah dikaruniai 3 orang putra putri yang sudah beranjak dewasa tetapi sikap suamiku tidak prnah berubah,saya berharap suamiku cepat berubah ,itu yang selalu saya panjatkan dalam setiap doa,tetapai sampai detik ini sikapnya tak pernah berubah.karena demi anak -anak semuanya kuserahkan kepada yang diatas,mungkin ini sudah guratan takdir,saya iklas…..percayalah mba…. ALLAH SWT maha mendengar do’a hambanya yang teraniaya,mudah-mudahan sabar dan sholat adalah menjadi penolong bagi kita semuanya…..amiiiiiiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: