Rumahku Surgaku

Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rohmah

There’s a better way to be busy

Posted by Farid Ma'ruf pada Februari 7, 2007

Memanage waktu bukanlah hal yang asing, setiap saat kita dihadapkan pada masalah ini. Banyak nasehat yang saya dapatkan. Salah satu nasehat temen saya adalah, ‘jika kamu banyak agenda yang harus kamu selesaikan, maka kamu akan lebih bijak dalam mengatur waktu’. Pertama terlihat nasehatnya seakan-akan tidak mungkin, bagaimana kita bisa mengatur waktu sedang kerjaan banyak sekali, namun setelah saya menghadapinya sendiri Alhamdulillah memang nasehat itu jitu sekali, so kita tidak akan takut lagi untuk melakukan sesuatu yang seakan-akan kita tidak punya waktu untuk melakukannya. Untuk bisa bijak dengan waktu ada beberapa tips yang selama ini Alhamdulillah bisa membantu saya dalam memanagement waktu. Ini saya ambil dari koran Newcastle Herald n website detikhot.com.

  1. Sediakan waktu sebentar di malam hari (its about 10-20 minutes) sebelum tidur untuk bermuhasabah dan menuliskan agenda esoknya. Dengan bermuhasabah terhadap kegiatan yang telah dilakukan sehari kita akan tahu apa saja yang sudah kita selesaikan dan apa yang belum mencapai target. Setelah itu tuliskan agenda apa saja yang akan dilakukan keesokannya.
  2. Bagi agenda menjadi pekerjaan kecil-kecil dari pada menuliskan secara general saja. misal undang diner teman, daripada secara general seperti itu, kita bisa membaginya menjadi pekerjaan kecil-kecil. Kita bisa membagi menjadi; list menu apa saja yang akan di masak, belanja yang perlu dibeli (tulisakan juga apa saja yang hendak dibeli) ini menghindari belanja yang berlebihan, list apa dulu yang hendak kita lakukan (misal masak sup dulu, baru desert, then preparation tempat, dish, cutlery dll). Kalau kita list menjadi pekerjaan yang kecil-kecil ini akan membantu kita untuk mengingat apa saja yang akan kita lakukan dan lebih organise. Kadang kala saat sang tamu udah datang…eh ternyata kita belum siapkan minumannya atau bahkan ada menu yang tertinggal (ini sering terjadi kesaya :D). Apa keuntungan dengan menuliskan lebih detil:
    1. kita akan tahu berapa lama waktu yang kita butuhkan untuk melakukannya
    2. menghindari kelupaan, karena terlalu banyak yang harus kita lakukan, susah bagi kita untuk mengingat semuanya, dengan menuliskan akan menghindari kita dari kelupaan.
    3. dan stress tentunya. Kenapa bisa mengurangi stress?, kadang sebagai ibu kita banyak hal yang dipikirkan, Take care anak-anak n suami tercinta, mengatur rumah, belum lagi kalau harus kerja or study dll. So dengan menuliskan, akan mengurangi beban pikiran yang ada di otak, kita akan lebih fokus pada apa yang kita lakukan, daripada harus mengingat semua dikepala. Kita akan lebih tenang dalam melakukan apapun, karena kita tidak dikejar-kejar pikiran ‘wah belum melakukan yang ini, wah itu belum lagi selesai dll’

So tidak ada salahnya buat agenda, dari pengalaman saya ini sangatttt membantu sekali. Oh ya, dalam membuat agenda ini tidak perlu kita tetapkan jam berapa melakukan ini jam berapa melakukan itu, kecuali memang kalau itu terikat oleh waktu. Karena kalau kita terlalu dikejar dengan waktu, kita akan cepat bingung dan merasa dikejar-kejar. Apalagi kalau kita punya anak kecil yang harus senantiasa butuh kehadiran kita disamping mereka.

  1. Begitu bangun tidur, cek agenda apa saja untuk hari ini. Try your best, jangan asal-asalan dalam melakukannya. Meskipun kita tidak menargetkan jam sekian harus melakukan agenda A, tapi kita harus melakukan yang terbaik. Dan stick with your list, kalau bisa jangan mengurangi atau menambahkan, kecuali memang sangat perlu sekali.
  2. Ada baiknya kita menggunakan papan board, bisa kita letakkan di kamar, atau didapur (kalau saya di dapur, karena tempat yang strategis dan mudah terlihat). Letakkan janji atau jadwal penting disana dengan tulisan mencolok, so kita tidak akan lupakannya. Misalkan kita ada tugas yang harus dimasukkan minggu depan, maka kita akan mengingatnya, dan kita bisa tuliskan kapan kita akan menyelesaikannya.
  3. Jangan menyelesaikan tugas ketika sudah mendekati deadline, akan susah bagi seorang ibu rumah tangga melakukannya, ibu tidak punya free time setiap saat, gunakan waktu ketika anak-anak tidur atau bermain untuk menyelesaikannya. Tidak harus menyelesaikannya sekaligus, bisa 10% dulu, yang pasti ada progresnya. So ketika kita mendapatkan suatu kesulitan dalam menyelesaikannya, kita masih punya spare time sebelum deadline.
  4. Jangan suka menunda pekerjaan (terutama sholat), Menunda pekerjaan ini berakibat sangat buruk, kita akan kehilangan waktu untuk melakukan yang lain dan akan semakin menumpuk. Dan biasanya akhirnya anak-anak dan rumah yang jadi korban, naudzubillah.
  5. Biasakan hidup rapi. Rapi disini tidaklah harus bagus dan mewah, maksudnya kita meletakkan barang sesuai tempatnya, sehingga kita tidak memerlukan waktu banyak gara-gara bingung mencarinya. Organise lemari baju serapi mungkin, organise lemari dapur (akan mempermudah dan mempercepat waktu masak), organise rak buku, organise meja kerja, organise key, remote, dan mainan anak-anak. Dengan rapi ini akan menghemat waktu dan menghindari stress J. Kadang kalau kita sudah dikejar waktu, dan gak bisa menemukan kunci mobil…biasanya bawaannya stress dan pening deh kepala😀
  6. Gunakan waktu refresing sebaik-baiknya, jangan asal lihat TV atau hal-hal yang tidak ada manfaatnya, kita bisa refresing sambil lihat news bersama keluarga, bisa baca-bca resep masakan he he ini sering sih kadang malah kebablasan, bisa maen ke park sama anak-anak, bisa maen game board bersama seluruh keluarga. So kita tidak melakukan pekerjaan yang serius, tapi masih juga bisa melakukan fungsi sebagai ibu dan menambah wacana.
  7. Jangan salahkan orang lain, kalau ada pelanggaran. Ya evaluasi diri sendiri jerr, jangan suka salahkan orang lain gitu, semua kesalahan datangnya dari kita L
  8. Ciptakan target sendiri, jangan tergantung pada kondisi. Misalkan saat liburan ternyata kita gak banyak kegiatan, maka kita bisa buat target sendiri (yang mungkin target tahunaan). Misal kita punya target mo buat buku atau mo menguasai bidang tertentu yang diluar bidang kita, atau mau hafalan atau mau menghabiskan buku, maka inilah saatnya. Kita bisa buat agenda sendiri, so waktu luang yang ada gak dihabiskan hanya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Setiap waktu adalah berharga, dan kita harus bersyukur selalu kepada Allah kita masih diberi kesempatan untuk memberikan kontribusi ke ummah, meski hanya sedikit yang kita mampu.

So tidak ada salahnya untuk memulai saat ini (yang terutama saya sendiri), semua itu berasal dari motivasi diri kita sendiri.

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran” (Q.S Al-Ashr [103]: 1-3)

Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. (Q.S An-Nisaa’ [4]: 103)

Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu berada di waktu subuh “ (Q.S Ar- Ruum [30]: 17)

Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya”. (Q.S Al A’raaf [7]: 34)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: