Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada April 22, 2008
Oleh : DINA
Keluarga Samara. Dalam buku Kartini yang fenomenal berjudul Door Duisternis Tot Licht atau Habis Gelap Terbitlah Terang, ibu kita saat itu menuliskan kegelisahan hatinya menyaksikan wanita Jawa yang terkungkung adat sedemikian rupa. Tujuan utama beliau menginginkan hak pendidikan untuk kaum wanita sama dengan laki-laki, tidak lebih. Ia begitu prihatin dengan budaya adat yang mengungkung kebebasan wanita untuk menuntut ilmu. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Muslimah Terkini | Tidak ada komentar »
Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada April 16, 2008
Oleh : Asri Supatmiati
Pasca runtuhnya Khilafah Islamiyah, umat Islam, termasuk Muslimah, mengalami kemunduran luar biasa di berbagai lapangan kehidupan. Terkuburnya sistem Islam, berganti dengan sistem sekular, turut mengubur kemuliaan kaum Muslim. Umat tidak lagi dikawal dengan pembinaan Islam yang ketat sehingga pemikiran sesat mudah merasuk ke dalam diri mereka. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Uncategorized | 1 Komentar »
Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada April 11, 2008
Oleh : Halimah E. Sriwidayati
Baiti Jannati. Aktivis perempuan sudah menobatkan R.A. Kartini sebagai pejuang emansipasi. Dia digambarkan sebagai sosok yang bersemangat memperjuangkan kaum perempuan agar mempunyai hak yang sama dan sejajar dengan kaum pria. Pada bulan April tokoh ini kembali diangkat sembari terus mendorong perempuan Indonesia untuk menempati posisi-posisi yang biasanya didominasi oleh pria. Bagai gayung bersambut, kaum perempuan Indonesia pun bergegas mencari peluang karir setinggi-tingginya, tanpa peduli harus mengorbankan keluarga maupun harga dirinya. Benarkah semua ini sejalan dengan perjuangan Kartini? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Muslimah Terkini | yang berkaitan: kartini, emansipasi, gender, jender | 1 Komentar »