<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Menuju Rumah Tangga yang Barakah</title>
	<atom:link href="http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/</link>
	<description>Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rohmah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Dec 2009 05:44:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Heri</title>
		<link>http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/#comment-1500</link>
		<dc:creator>Heri</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2009 19:50:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/#comment-1500</guid>
		<description>Nitip Peasn Buat Mas Opik,
sepanjang kepergian Istri anda dalam batas Ibadah dan demi kebaikan rumah tangga... Ijinkan selalu. Tetapi kalau tanpa ada kejelasan, maka mulailah dengan membuat komitmen berdua dengan segala resiko terberat sekalipun. Karena apabila dalam membina kel;uarga terutama istri yang merupakan amanah... apabila kita sudah mencoba membina amanah tersebuit dengan sekuat dan semampu kita tidak bisa, maka serahkan lagi amanah tersebut pada Allah SWT dengan senantiasa meminta petunjuk dariNya melalui Sholat Hajat, Shalat Istikharah dll... Semoga Mas Opik diberi kekuatan Iman dan bisa kembali memimpin keluarga dengan baik menjadi Keluarga yang Sakinah Mawaddah Warrahmah. Amien.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nitip Peasn Buat Mas Opik,<br />
sepanjang kepergian Istri anda dalam batas Ibadah dan demi kebaikan rumah tangga&#8230; Ijinkan selalu. Tetapi kalau tanpa ada kejelasan, maka mulailah dengan membuat komitmen berdua dengan segala resiko terberat sekalipun. Karena apabila dalam membina kel;uarga terutama istri yang merupakan amanah&#8230; apabila kita sudah mencoba membina amanah tersebuit dengan sekuat dan semampu kita tidak bisa, maka serahkan lagi amanah tersebut pada Allah SWT dengan senantiasa meminta petunjuk dariNya melalui Sholat Hajat, Shalat Istikharah dll&#8230; Semoga Mas Opik diberi kekuatan Iman dan bisa kembali memimpin keluarga dengan baik menjadi Keluarga yang Sakinah Mawaddah Warrahmah. Amien&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: nurjanah</title>
		<link>http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/#comment-1473</link>
		<dc:creator>nurjanah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2009 04:58:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/#comment-1473</guid>
		<description>hhmmmm....ikut nimbrung ya. saya seorang istri yang keseharian hanya dirumah mengurus suami dan rumah. Kalau suami saya sih orangnya fleksibel, semisal saya mau ada acara dengan teman-teman asalkan acara itu baik, pasti suami selalu memberi ijin. kebetulan juga saya selalu meminta pertimbangan suami jika mau menghadiri acara atau keluar rumah. Mungkin saran untuk mas opik cobalah untuk bicara dengan perlahan dengan istri. menasehati dengan cara pendekatan dengan hati, tanpa ada rasa &quot;saya benar, kamu salah&quot;. Gunakan kata-kata yang lembut dan jangan dengan nada tinggi. InsyaAlloh istri mas opik perlahan aka berpikir dan merubah kebiasaannya yang sprt itu. jangan lupa doakan istri. suami memang harus tegas, tapi seorang istri adalah sosok wanita yang perasaannya sangatlah peka. Jangan terlalu keras dan jangan terlalu lembut dalam membimbing istri. Semoga segera diberi keharmonisan dan menjadi keluarga samara. aamiin. mohon maaf apa bila ada yang tidak berkenan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hhmmmm&#8230;.ikut nimbrung ya. saya seorang istri yang keseharian hanya dirumah mengurus suami dan rumah. Kalau suami saya sih orangnya fleksibel, semisal saya mau ada acara dengan teman-teman asalkan acara itu baik, pasti suami selalu memberi ijin. kebetulan juga saya selalu meminta pertimbangan suami jika mau menghadiri acara atau keluar rumah. Mungkin saran untuk mas opik cobalah untuk bicara dengan perlahan dengan istri. menasehati dengan cara pendekatan dengan hati, tanpa ada rasa &#8220;saya benar, kamu salah&#8221;. Gunakan kata-kata yang lembut dan jangan dengan nada tinggi. InsyaAlloh istri mas opik perlahan aka berpikir dan merubah kebiasaannya yang sprt itu. jangan lupa doakan istri. suami memang harus tegas, tapi seorang istri adalah sosok wanita yang perasaannya sangatlah peka. Jangan terlalu keras dan jangan terlalu lembut dalam membimbing istri. Semoga segera diberi keharmonisan dan menjadi keluarga samara. aamiin. mohon maaf apa bila ada yang tidak berkenan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: arman</title>
		<link>http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/#comment-1349</link>
		<dc:creator>arman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Jun 2009 01:51:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/#comment-1349</guid>
		<description>hal itu bisa aja terjadi jikalau semuanya diawali dengan niat yang tulus dan dilaksanakan dengan seluruh anggota badan. 
allah maha tahu dengan siapa hambanya itu akan di pasangkan, dan apa yang terjadi pada kita semuanya sudah di atur olehnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hal itu bisa aja terjadi jikalau semuanya diawali dengan niat yang tulus dan dilaksanakan dengan seluruh anggota badan.<br />
allah maha tahu dengan siapa hambanya itu akan di pasangkan, dan apa yang terjadi pada kita semuanya sudah di atur olehnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yama</title>
		<link>http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/#comment-1148</link>
		<dc:creator>yama</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 08:05:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/#comment-1148</guid>
		<description>Numpang saran nih buat mas opik,
setahu saya mas, jika istri keluar rumah gak pamit itu sih, istri yg gak hormat ama suami. Pernah saya dengar ceramah, diriwayatkan bahwa ada seorang istri yang gak berani keluar rumah tanpa ijin dari suami, walaupun orangtua si istri tadi meninggal, tanpa ijin suami istri tidak boleh keluar rumah.
Kalo istri suka pacaran, itu adalah zina, suami harus mengingatkan, kalo gak nggubris, it&#039;s up to mas opix.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Numpang saran nih buat mas opik,<br />
setahu saya mas, jika istri keluar rumah gak pamit itu sih, istri yg gak hormat ama suami. Pernah saya dengar ceramah, diriwayatkan bahwa ada seorang istri yang gak berani keluar rumah tanpa ijin dari suami, walaupun orangtua si istri tadi meninggal, tanpa ijin suami istri tidak boleh keluar rumah.<br />
Kalo istri suka pacaran, itu adalah zina, suami harus mengingatkan, kalo gak nggubris, it&#8217;s up to mas opix.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: corat-coret</title>
		<link>http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/#comment-1129</link>
		<dc:creator>corat-coret</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 01:45:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/#comment-1129</guid>
		<description>[...] 9 Januari 2009 at 1:45 am &#124; In Pembuka &#124;  wah kok jadi ingin co-pas artikel ini ya&#8230; semoga menambah ilmu kita semua. Sayangnya alamat aslinya sudah tidak ada. Saya dapat dari sini [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] 9 Januari 2009 at 1:45 am | In Pembuka |  wah kok jadi ingin co-pas artikel ini ya&#8230; semoga menambah ilmu kita semua. Sayangnya alamat aslinya sudah tidak ada. Saya dapat dari sini [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: opik</title>
		<link>http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/#comment-1121</link>
		<dc:creator>opik</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 11:45:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/#comment-1121</guid>
		<description>saya seorang suami.. sy bekerja ikut kk saya di suatu partai.. dan istri saya seorang penyanyi dangdut yang disebut biduan.
saya sudah 5th hidup berumah tangga. dari awal saya hidup rumah tangga saya ga pernah harmonis. selalu ada masalah dalam rumah tangga kami. yang sy mau tanya apakah... seorang sumi salah jika seorang istri pergi bekerja tanpa pamit..?? dan sy sebagai sumi mengunci tidak membukakan pintu..?? apakah isri wajib marah bila sumi tidak membukakan pintu rumah. padahal seorang sumi sudah sering mengingatkan agar selalu pamit jika keluar rumah..
apa yang saya lakukan bila seorang istri suka pacaran. dan pernah saya pergoki langsung dia suka sama teman saya..???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya seorang suami.. sy bekerja ikut kk saya di suatu partai.. dan istri saya seorang penyanyi dangdut yang disebut biduan.<br />
saya sudah 5th hidup berumah tangga. dari awal saya hidup rumah tangga saya ga pernah harmonis. selalu ada masalah dalam rumah tangga kami. yang sy mau tanya apakah&#8230; seorang sumi salah jika seorang istri pergi bekerja tanpa pamit..?? dan sy sebagai sumi mengunci tidak membukakan pintu..?? apakah isri wajib marah bila sumi tidak membukakan pintu rumah. padahal seorang sumi sudah sering mengingatkan agar selalu pamit jika keluar rumah..<br />
apa yang saya lakukan bila seorang istri suka pacaran. dan pernah saya pergoki langsung dia suka sama teman saya..???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dija</title>
		<link>http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/#comment-995</link>
		<dc:creator>dija</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 01:36:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baitijannati.wordpress.com/2007/05/15/menuju-rumah-tangga-yang-barakah/#comment-995</guid>
		<description>insya allah ilmunya bermanfaat
pada saat allah telah mempertemukan saya dengan pasangan hidup dunia dan akhirat</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>insya allah ilmunya bermanfaat<br />
pada saat allah telah mempertemukan saya dengan pasangan hidup dunia dan akhirat</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
