Rumahku Surgaku

Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rohmah

Islam Memuliakan Wanita

Posted by Farid Ma'ruf pada Maret 9, 2007

Oleh: O.Solihin

baitijannati - Rasulullah SAW. membuat empat garis seraya berkata:
Tahukah kalian apakah ini?” Mereka berkata: “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Nabi SAW. lalu bersabda: “Sesungguhnya wanita ahli surga yang paling utama adalah Khadijah binti Khuwailid, Fathimah binti Muhammad SAW., Maryam binti ‘Imron, dan Asiyah binti Mazahi.” (Mustadrak Ash Shahihain 2:497).

Sabda Rasulullah SAW. yang lain:

“Takutlah kepada Allah dan hormatilah kaum wanita.” (H.R. Muslim).

Itulah sebagai tanda cinta Islam kepada wanita. Islam memuliakan wanita, dan menempatkannya dalam kedudukan yang terhormat. Kita tahu, bahwa wanita itu makhluk yang lemah dan rentan terhadap tindak kejahatan.
Pelecehan seksual kerap mendera kaum wanita. Namun kita juga sering dibuat aneh dengan sikap wanita di jaman sekarang ini. Berlindung di balik kedok emansipasi, kaum wanita malah membuat peluang untuk dilecehkan. Karena menginginkan peran ganda dalam kehidupannya dan ingin bersaing dengan laki-laki, akhirnya mereka sendiri yang kedodoran menahan gempuran pelecehan seksual yang jelas membahayakan kesucian dan kehormatan dirinya.

Dalam masyarakat kapitalis, wanita sudah dijadikan komoditas yang diperjual-belikan. Mereka dijadikan sumber tenaga kerja yang murah dan dieksploitasi untuk menjual barang. Dan ini telah banyak memakan korban dan merendahkan martabat wanita yang dalam Islam sangat dihormati. Wal hasil, emansipasi yang sebenarnya mengangkat wanita dari perbudakan dan dominasi kaum pria, malah membuatnya semakin amburadul.

Islam sangat menjunjung kehormatan dan kesucian kaum wanita. Terbukti, suatu ketika seorang muslimah di kota Amuria—terletak antara wilayah Irak dan Syam—berteriak meminta pertolongan karena kehormatannya dinodai oleh seorang pembesar Romawi. Teriakan itu ternyata “terdengar” oleh Khalifah Mu’tashim, pemimpin umat Islam saat itu. Kontan saja ia mengerahkan tentaranya untuk membalas pelecehan tersebut. Dan bukan saja sang pejabat nekat itu, tapi kerajaan Romawi langsung digempur. Sedemikian besarnya tentara kaum muslimin hingga diriwiyatkan, “kepala” pasukan sudah berada di Amuria sedangkan “ekornya” berakhir di Baghdad, bahkan masih banyak tentara yang ingin berperang. Fantastis! Dan untuk membayar penghinaan tersebut 30.000 tentara musuh tewas dan 30.000 lainnya menjadi pesakitan.

Kondisi itu sangat berbeda dengan sekarang, selain memang sistemnya tidak mendukung untuk memuliakan wanita, wanitanya sendiri malah memberi peluang pria untuk mengotori kesucian dan meruntuhkan kehormatannya. Jutaan wanita yang masih betah mengumbar auratnya ketika keluar rumah. Yang secara fakta memang menjadi faktor pemicu terjadinya pelecehan seksual.

Kita bisa mengambil hikmah dari perlakuan Islam terhadap kaum wanita ini. Lapangan pekerjaan wanita yang banyak di rumah, bukan berarti Islam mengucilkan dan merendahkan wanita, tapi justru memuliakannya. Bekerja di luar rumah bukan berarti tidak boleh. Mubah saja selama jenis pekerjaannya sesuai kodrat dan tidak membahayakan kesucian dan kehormatan dirinya. Namun, bila jenis pekerjaannya kemudian menuntut perannya yang besar hingga melupakan kewajiban rumah tangganya, maka tentu saja tidak dibenarkan. Apalagi sampai mengancam kesucian dan merendahkan kehormatannya sebagai wanita.

Dengan demikian, memang hanya dengan bercermin kepada Islam semuanya akan beres, dan kaum wanita bisa meneladani pribadi-pribadi wanita terhormat dalam hadits di atas. Dan tentu saja hanya dengan penerapan Islam sebagai aqidah dan syariat dalam mengatur kehidupan yang bakal menuntaskan berbagai problem masyarakat saat ini.

About these ads

4 Tanggapan to “Islam Memuliakan Wanita”

  1. Nur Kholis said

    Wanita itu laksana mutiara yang harus kita pelihara dan harus dirawat atas keberadaannya agar tidah mudah untuk terkena
    noda kotoran atau terkena karat. Oleh karena itu keberadaan seorang wanita di muka bumi merupaka anugerah Allah swt. yang teramat mulia dalam kehidupan manusia, ibarat pepatang mengatakan makan nasi lengkap sambal dan jengkolnya. bersambung……

  2. heran yaa,zaman sekarang koq wanita gak mau memuliakan dirinya en gak mau nurut aturan Allah?

  3. asniyati said

    tapi saya melihat jaman sekarang , bukanlah wanita yg sendiri yg ingin dilecehkan , tapi kaum prialah yang membuat mereka seperti itu, mialnya : suami yg tidak bekerja , hal hasil wanita yg bekerja, pria2x yang membuka perusahaan2x modeling , hayooo..siapa ?? mohon jangan salahkan wanita, mari kita didik kaum pria semuanya dalam media tv, media electronic agar bisa menjadi pemimpin yg amanah…kami kaum wanita hanya imam..mengikuti…sang pemimpin…..

  4. ova elviana said

    WANITA ADALAH SURGA TAPI KENAPA MASIH BANYAK KAUM ADAM TIDAK MENYADARINYA…?diluar sana masih banyak wanita yg hidup tersiksa..tp saya bersyukur mempunyai suami yang sangat mencintai dan menghormati saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.358 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: