Di masa sekarang ini,
banyak perawan tapi tua,
banyak perjaka tapi rambut putih merata.
Padahal … Baca entri selengkapnya »
Posted by Farid Ma'ruf pada Mei 18, 2013
Di masa sekarang ini,
banyak perawan tapi tua,
banyak perjaka tapi rambut putih merata.
Padahal … Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Renungan | Dengan kaitkata: terlambat menikah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Farid Ma'ruf pada Mei 7, 2013
Pada masyarakat jahiliyah Arab atau zaman penjajahan era Kartini, anak perempuan dianggap makhluk kelas dua. Mereka bukanlah prioritas. Hak-haknya kerap terabaikan. Jika bukan karena Islam, niscaya harkat dan derajat perempuan akan terpuruk selamanya.
Hatta di era kapitalis-sekuler saat ini, perempuan pun semakin dihinakan. Sosoknya kerap menjadi sumber fitnah karena begitu sulitnya kehidupan. Kemiskinan materi dan moral, mendorong penjualan aurat dan daya tarik seksual kaum perempuan dianggap legal. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Dunia Jundiku | Dengan kaitkata: mendidik anak perempuan | 2 Komentar »
Posted by Farid Ma'ruf pada April 26, 2013
Kisah Nyata Ust. Felix Siauw
01. sekedar berbagi nikmat yang dikaruniakan Allah | sekaligus menguatkan Mukmin yang menikah betul-betul karena AllahDitulis dalam Romantika Keluarga | Dengan kaitkata: istri setia | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Farid Ma'ruf pada April 22, 2013
Oleh : Fahmi Amhar
baitijannati — Semua orang pernah mengalami rasa takut. Tetapi dalam perkembangannya, rasa takut itu ternyata bermacam-macam alasan dan manifestasinya.
Setiap anak kecil, biasanya takut gelap. Kadang itu juga karena ditakut-takuti orang dewasa yang mengasuhnya. Gelap itu “ada setan”. Kalau nakal nanti dikunci di gudang yang gelap. Ini takut yang sifatnya mithycal. Mungkin berfungsi mencegah anak nakal, tetapi sebenarnya tidak baik. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Dunia Jundiku | Dengan kaitkata: ketakutan pada anak-anak | 1 Komentar »
Posted by Farid Ma'ruf pada April 14, 2013
Kekerasan yang terjadi di dalam keluarga di Indonesia semakin beragam. Dari yang ringan hingga yang sangat berat. Korban sudah berjatuhan. Hukum yang ada tidak pernah membuat jera orang untuk melakukan hal yang sama. Mengapa sadisme di keluarga ini muncul dan harus seperti apa penyelesaian tuntasnya? Wartawan Tabloid Media Umat Joko Prasetyo mewawancarai Zulia Ilmawati, seorang psikolog dan aktivis dakwah. Berikut petikannya. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Keluarga Samara | Dengan kaitkata: broken home | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Farid Ma'ruf pada April 7, 2013
Semakin maraknya kasus KDRT di negeri ini tak dipungkiri semakin mengoyak kehormatan keluarga terutama keluarga Muslim. Terlebih kasus-kasus kekerasan tersebut itu tak jarang menelan korban jiwa hingga tindakan kejam sang pelaku seperti mutilasi. Dalam sistem kapitalis dan kehidupan bebas yang disuguhkannya memang tak mudah membina keluarga harmonis sebagaimana diimpikan para pasangan suami-istri. Saat ini kesadaran dan pemahaman keagamaan suami-istri yang juga ditanamkan kepada para anggota keluarga yang lain, benar-benar menjadi benteng terkahir. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Keluarga Samara | Dengan kaitkata: kiat keluarga harmonis | 1 Komentar »
Posted by Farid Ma'ruf pada April 4, 2013
Penjahat kelamin tak pandang bulu membidik korban. Malah, belakangan ini anak-anak yang kerap jadi sasaran. Maklum, mereka adalah individu yang masih polos dan tak berdaya menghadapi orang dewasa. Apalagi di bawah ancaman orang yang dikenal dekat, seperti guru, paman, kakek, atau ayah kandungnya. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Kiat Praktis | Dengan kaitkata: pelecehan seks | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Farid Ma'ruf pada Januari 11, 2013
baitijannati — Berikut ini adalah naskah perjanjian pemakaian handphone untuk di keluarga kami. Naskah ini terinspirasi dari naskah serupa, dari ibu Janell Hoffman dengan anaknya Greg Hoffman.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Dunia Jundiku | Dengan kaitkata: anak punya handphone | 1 Komentar »
Posted by Farid Ma'ruf pada Januari 6, 2013
Oleh : Nurisma Fira
baitijannati — Ia asli WNI. Kita sebut saja namanya Weni. Beliau memiliki dua putra. Yang pertama normal biasa saja. Yang kedua, didiagnosis menderita Down Syndrom.
Demi memberikan yang terbaik, Weni dan suaminya memboyong kedua anaknya ke Amerika Serikat.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Dunia Jundiku | Dengan kaitkata: anak cacat | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted by Farid Ma'ruf pada Januari 5, 2013
Oleh : Nurisma Fira
baitijannati — Wahai, Para Isteri, belajarlah internet. Buatlah akun facebook. Add-lah suamimu. Add-lah semua teman suamimu. Buatlah akun di twitter dan follow-lah twitter suamimu. Milikilah password email suamimu. Jangan lupa sering2lah mengecek SMS di mobile phone-nya. Terakhir, pindahkan semua duit di rekeningnya ke rekeningmu. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Keluarga Samara | Dengan kaitkata: kiat disayang suami | Tinggalkan sebuah Komentar »